Breaking News:

IRT di Desa Terak, Bangka Tengah Kritis Ditikam Adik Iparnya, Polisi Janji Kejar Pelaku Sampai Dapat

Dalam keterangan yang ditulis dalam unggahannya, Khoirul menceritakan musibah yang menimpa ibunya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Alza Munzi
Bangkapos.com
Ilustrasi penusukan 

Menurut Khoirul Alul, insiden penusukan yang membuat ibunya sampai menjalani operasi besar tersebut, terjadi di Desa Terak,

13 April 2021 sekira pukul 13.58 WIB.

Hanya saja, Khoirul tidak menjelaskan penyebab korban ditusuk sehingga mengalami pendarahan.

Sang ibu, lanjutnya, kritis usai terkena tusukan pada bagian perut dan tangan.

Kasus penusukan tersebut,  telah dilaporkan Khoirul Alul ke aparat kepolisian dan berharap segera tertangkap.

Sementara Kapolsek Simpang Katis, Ipda Deka Jhon Derry seizin Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Slamet Ady Purnomo membenarkan adanya penusukan terhadap ibu Khoirul Alul.

Ipda Deka mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses pencarian pelaku penusukan yang merupakan saudara ipar korban.

"Informasi didapat yang melakukan penusukan ini adalah ipar sendiri, yang katanya ada masalah keluarga sampai nekat menikam ayuk iparnya ini. Saat ini tim kita juga masih dalam proses pencarian," ungkap Ipda Deka kepada Bangkapos.com, Sabtu (17/4/2021) malam.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pencarian pelaku ini sejak dua malam terakhir dan masih berlanjut sampai saat ini.

"Jadi kami sudah dua malam ini begadang mencari pelaku, yakni kita sudah lakukan pencarian berdasarkan informasi yang didapat, yakni di Desa Cengkong Abang dan Desa Sleman. Namun belum menemukan pelaku, bahkan sampai larut malam dan anggota pun masih siaga mencari informasi keberadaan pelaku,"kata Ipda Deka.

Ia menyebutkan berbagai cara telah pihaknya lakukan dalam proses pencarian pelaku penusukan, yakni melalui pihak keluarga korban.

"Waktu kita cek nomor handphonenya sudah dimatikan dan kami minta bantu keluarga. Katanya pelaku sempat kontak terakhir mengirimkan pesan akan menyerahkan diri. Tetapi mau menenangkan diri dulu," ujar Ipda Deka.

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang didapat pelaku ini sempat tidur di Pangkalpinang dan akan dilakukan pencarian lebih lanjut.

"Tadi siang kami dapat info korban ini semalam tidur di Pangkalpinang dan kita pastikan malam ini jam berapa pun pelaku istirahat akan kita cek ke lokasi," tuturnya.

Ia menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pencarian pelaku sampai ditemukan.

"Kami buru terus, ada informasi sekecil apapun tetap kami gali. Bantu doa mudah-mudahan pelaku bisa ditangkap. Kita pastikan insyaAllah pelaku ini berhasil kita temukan dan akan ditindaklanjuti," tegasnya.

(bangkapos.com/Anthoni/Sela Agustika)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved