Breaking News:

Berita Bangka Barat

Jelang Larangan Mudik, Nardi Bersyukur Angkutan Logistik Masih Diperbolehkan Beroperasi

Pemerintah kini telah menetapkan larangan mudik di semua moda transportasi mulai 6-17 Mei 2021, melalui Peraturan Menteri Perhubungan.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana antrian mobil pengangkut logistik di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Minggu (18/04/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah kini telah menetapkan larangan mudik di semua moda transportasi mulai 6-17 Mei 2021, melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri dalam rangka pencegahan Covid-19, Minggu (18/04/2021).

Namun terkait larangan tersebut untuk angkutan logistik masih diperbolehkan, untuk menggunakan moda transportasi seperti kapal untuk mengantarkan logistik ke  berbagai daerah.

Satu diantara sopir angkutan logistik yang ditemui di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Nardi mengatakan bersyukur kebijakan pemerintah tak berimbas kepada angkutan logistik.

"Kalau logistik dilarang gimana ya pasti susah, kalau orang mudik masih bisa nahan tapi kalau logistik kan gak bisa," ungkap Nardi yang mengantar logistik dari satu diantara jasa pengiriman menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Palembang.

Bahkan Nardi mengaku menjelang Idul Fitri, justru peningkatan angkutan logistik antar daerah akan semakin meningkat.

"Pastinya beda sama hari biasa, kalau mau lebaran makin banyak makin sering juga. Kalau berapa kali itu tergantung, gimana nantinya dari perusahaan," jelasnya.

Lebih lanjut kondisi di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok lebih didominasi dengan antrian untuk mobil-mobil pengangkut logistik dibandingkan dengan penumpang kapal.

General Manager  PT ASDP Muntok, Sugeng sebelumnya mengatakan, untuk angkutan kapal logistik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok mengalami kenaikan 5%.

"Untuk angkutan kapal logistik kita mengalami lonjakan, karena biasa saat momen tertentu seperti hari raya idul fitri dan Ramadhan biasa permintaan kebutuhan masyarakat untuk logistik meningkat. Untuk lonjakan jadi selama ini kita perkiraan ada sekitar 5% kenaikan untuk angkutan logistik," kata Sugeng.

Kenaikan jumlah angkutan logistik di Pelabuhan Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan mulai terjadi pada H-7 Idul Fitri.

"Biasanya puncak akan mendekati hari raya idul Fitri, apalagi kondisi pelarangan mudik pasti akan menambah logistik. Hal ini karena bepergian sedikit tapi kebutuhan logistik daerah akan meningkat, kita lihat sampai H-7 biasanya mulai ada peningkatan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved