Breaking News:

Konglomerat Ini Sebenarnya Pemilik KFC di Indonesia, Kuasai Saham 40 Persen

Produk Restoran cepat saji KFC ini kini bisa ditemukan di seluruh provinsi di Indonesia. Di Indonesia, jaringan restoran KFC dikendalikan oleh

Editor: Iwan Satriawan
Via intisari-online
KFC 

Saat ini, Ricardo Gelael adalah Direktur Utama FAST, sementara direktur lainnya yakni Fabian Gelael.

Keluarga Gelael juga menempatkan Nini Rosalia Gelael dan Elisabeth Gelael di posisi komisaris perusahaan.

Sementara Anthoni Salim diketahui menjabat sebagai Komisaris Utama FAST. Sejarah KFC di Indonesia tak bisa dilepaskan dari peran Dick Gelael. Pada tahun 1978, ia membeli izin pemegang merek tunggal KFC untuk diboyong ke Indonesia.

Setahun setelahnya atau pada 1979, restoran pertamanya dibuka di Jalan Melawai, Jakarta Selatan.

Antusiasme masyarakat akan produk ayam goreng tersebut rupanya cukup besar.

Perusahaan selanjutnya membuka gerai-gerai lain di Jakarta dan ekspansi hingga ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado.

Salim Grup mulai masuk ke KFC Indonesia dengan membeli sebagian saham pada tahun 1990.

Perusahaan juga memutuskan melantai di bursa pada tahun 1993. FAST pun terus melakukan penambahan gerai di berbagai kota di Indonesia.

Perusahaan ini berkontribusi besar menjadikan menu ayam goreng, terutama ayam tepung bumbu fried chicken, sebagai gaya hidup populer masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Meski kerapkali dihantam isu terkait kesehatan, nyatanya penjualan ayam goreng cepat saji terus mengalami pertumbuhan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved