Breaking News:

Tribunners

Melatih Anak Berpuasa di Masa Pandemi

Ibadah puasa Ramadan kali ini akan memberikan tantangan tersendiri bagi orang tua yang sedang melatih anak untuk mulai berpuasa

Melatih Anak Berpuasa di Masa Pandemi
ISTIMEWA
Suci Yanti, S.Pd - Pendidik di SMK Negeri 5 Pangkalpinang

MARHABAN ya Ramadan. April 2021 bertepatan dengan bulan Ramadan 1442 Hijriah, masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Ini tahun ke-2 umat muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa di masa pandemi. Tentunya puasa tahun ini kita sebagai orang tua tetap harus dapat melatih anak-anak agar dapat menjalankan puasa dengan kondisi kesehatan yang baik sehingga ibadah puasanya berjalan lancar.

Ibadah puasa Ramadan kali ini akan memberikan tantangan tersendiri bagi orang tua yang sedang melatih anak untuk mulai berpuasa. Melatih anak ikut berpuasa sejak dini memang baik, tetapi orang tua juga mesti jeli apa saja yang harus diperhatikan agar puasa tetap berjalan aman bagi kondisi fisik dan psikisnya, terutama di masa masih pandemi seperti sekarang ini.

Menurut Direktur Pendidikan Sekolah Berbasis Karakter Genius Islamic School (GIS) Eva Nawiyah, hal pertama yang perlu dilakukan orang tua adalah melatih anak berpuasa semampunya , jangan paksakan anak untuk berpuasa bila dalam kondisi kurang sehat (Republika.Co.Id Jakarta)

Meski susah-susah gampang dalam melatih anak berpuasa, namun melakukan stimulasi sejak dini juga penting dilakukan oleh orang tua untuk membangun karakter positifnya dalam hal agama. Yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk melatih anak berpuasa yaitu:

1. Pembiasaan dengan memberikan contoh dan teladan yang baik kepada anak saat berpuasa. Dengan terbentuknya kebiasaan berpuasa dalam keluarga, maka bukan tidak mungkin jika anak nantinya akan mencontoh perilaku atau kebiasaan tersebut.

"Untuk melatih anak berpuasa adalah dengan pembiasaan. Biasakan saja anak untuk bangun sahur serta buka puasa bersama dengan suasana yang bahagia dan spesial."

Perlu diingat juga, anak-anak di usia 5-7 tahun masih dalam proses pertumbuhan. Maka dari itu, orang tua sebaiknya jangan lalai dalam memberikan gizi dan mengatur waktu istirahat yang cukup.

Meski ini hanya sekadar pelatihan, tetapi sebaiknya latihan puasa ini tetap dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Tujuannya agar anak belajar bahwa sebuah pekerjaan sesulit apa pun harus dikerjakan dengan serius.

2. Memberikan edukasi dan pemahaman yang baik mengenai ibadah puasa. Setelah memberikan contoh berupa kebiasaan yang dilakukan oleh keluarga, orang tua juga harus memberikannya penjelasan secara detail mengenai ibadah puasa yang diwajibkan oleh agama.

"Kita harus jelaskan juga kalau puasa itu enggak boleh makan, enggak boleh minum, enggak boleh marah-marah, dan itu bagian dari kewajiban umat muslim." Gunakanlah kata-kata sederhana pada anak untuk menjelaskan arti puasa padanya, seperti tidak makan dan tidak minum setelah sahur sampai waktu berbuka.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved