Breaking News:

Kisah Job Maseko, Hanya Bermodal Kaleng Susu Tenggelamkan Kapal Nazi, Nasibnya Berakhir Tragis

Job Maseko bertempur bersama dengan sekutu melawan Nazi di Afrika Utara dan mencapai prestasi gemilang.Dia menenggelamkan

24h
Job Maseko. 

Dia ditempatkan di Tobruk, Libya, yang berada di bawah pengepungan Nazi dan berulang kali dibombardir.

Pada Juni 1942, dia ditangkap dan disiksa oleh pasukan Jerman dan Italia setelah jatuhnya Tobruk.

Jerman membagi ribuan tahanan yang mereka tangkap berdasarkan ras.

Tentara kulit putih dipindahkan ke kamp tahanan di Eropa, sementara orang kulit berwarna harus berjalan melalui gurun ke kamp tahanan di Italia, di mana mereka menjadi pekerja paksa.

Tahanan kulit hitam seperti Maseko dipaksa bekerja dalam kondisi yang keras tetapi makan dengan buruk.

Penyajiannya hanya berupa kue kering dan bubur yang diisi bubur dengan sedikit air untuk melawan dahaga setiap hari.

Biasanya, bagi tentara Sekutu, dipenjara di penjara Nazi, terutama diubah menjadi kerja paksa hampir identik dengan kematian.

Mayor Schroeder, komandan kamp tawanan perang dikenal sebagai orang yang sangat brutal.

Para penjaga juga biasa memukuli para tahanan untuk kesenangan.

Suatu kali, Maseko dengan berani mengecam kejahatan Schroeder dan sipir penjara dengan Marsekal Lapangan Nazi Erwin Rommel.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved