Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Listi Sahur di Bank BRI Demi Dapat Nomor Antrian Pencairan BLT UMKM

Listi (50) nekat datang ke Kantor Cabang Bangka Rakyat Indonesia (BRI) Pangkalpinang pukul 03.00 dini hari Sabtu (17/4/2021) lalu.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Sela Agustika
Puluhan warga terlihat mengantre memenuhi halaman Kantor BRI Cabang Pangkalpinang untuk mengambil BPUM atau BLT UMKM, Senin (21/12/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Listi (50) nekat datang ke Kantor Cabang Bangka Rakyat Indonesia (BRI) Pangkalpinang pukul 03.00 dini hari Sabtu (17/4/2021) lalu.

Terpaksa harus datang membawa serta dengan makanan sahur agar bisa memperoleh nomor antrian pencairan penerima Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM.

Hal ini harus dia lakukan lantaran sudah tiga hari berturut-turut dia mengantri di Bank BRI Kota Pangkalpinang namun tak kunjung mendapat nomor antrian.

Dengan usaha kerasnya itu, warga Bukit Intan itu akhirnya berhasil mencairkan dana bantuan senilai Rp 1,2 juta itu pada Minggu (18/4.2021) kemarin.

Sebelumnya sempat ingin menyerah setelah mengantri ke Bank BRI selama tiga hari Listi tak kunjung dapatkan nomor antrian pencairan BPUM.

Hingga akhirnya Listi memutuskan untuk sahur bersama suaminya di Bank BRI di Jalan Jendral Sudirman Kota Pangkalpinang, Sabtu dini hari.

Sekitar habis adzan subuh barulah pintu gerbang BRI dibuka oleh satpam jaga. Tak langsung mendapatkan, Listi terpaksa harus berdempilan dengan puluhan pengantri lainnya untuk dapatkan nomor antrian.

Setelah mengantre Listi mendapatkan nomor antrian nomor 36 yang bisa dicairkan Minggu (18/4) dengan jam yang juga sudah diatur oleh pihak Bank.

Kata Listi, bantuan tersebut akan ia gunakan untuk penambahan modal usahanya. Apalagi di bulan ramadhan ini ia akui stok bahan jualan harus lebih banyak karena peminatnya juga cukup banyak.

"Setelah 4 hari datang ke Bank BRI dapat juga nomor antrianya, bantuan ini nanti akan digunakan untuk modal usaha bulan ramadhan ini sedikit lumayan kalau seperti kita usaha kuliner, kalau ngebanyakin stok otomatis modal juga nambah," ungkap Listi kepada Bangkapos.com, Senin (19/4/2021).

Kata Listi mulanya ia tak mengetahui BLT UMKM kembali dicairkan tahap dua sebesar Rp1,2 juta, namun anaknya menginformasikan bahwa akan kembali pencairan ditahun 2021.

Ia pun meminta anaknya untuk mengecek NIK dirinya apakah menerima bantuan agau tidak di website resmi Bank BRI melalui link eform.bri.co.id.

Tahun lalu Listi juga sebagai pemerima BLT UMKM sebesar Rp2,4 juta, yang juga ia cairkan di Bank BRI. Namun menurutnya pencairan tahun lalu tak seribet tahun ini.

"Saya sempat bingunglah ini orang pada ngantri jam berapa kemarin itu kalau saya datang abis subuh saja udah abis lagi. Entah orang dari mana saja sampai seramai itu, terus dapat nomor antrian hari ini bukan untuk hari itu juga tapi untuk besoknya," sebutnya.

"Ternyata dapat uang bantuan dari pemerintah tidak segampang itu," tambahnya.

Ia berharap, mestinya ada Bank penyalur lain agar tak semua mengambil bantuan pada Bank yang sama.

"Kalau antri gini kan susah, tiga hari saya bolak balik dari rumah ke Bank gak juga dapat nomor antrian, cobalah Bank penyalurnya jangan hanya BRI dibagi ke Bank lain, jadi ga gini. Itu orang berkumpul juga belum lagi covidnya," ujarnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved