Breaking News:

Berita Kriminal

Supil Sempat Bertengkar dengan Kakak Ipar Soal Keluarga Sebelum 2 Kali Tikam Korban

Supil (34), pelaku penusukan terhadap kaka Ipar di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah terancam penjara di atas lima tahun.

(bangkapos.com/Sela Agustika)
Kapolsek Simpang Katis, Ipda Deka Jhon Derry bersama tim Polsek Simpang Katis saat melakukan pres realese mengungkap dugaan pelakuk penganiayaan di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah, Senin (19/4/2021). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Supil (34), pelaku penusukan terhadap kaka Ipar di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah terancam penjara di atas lima tahun.

Supil yang saat ini telah diamankan oleh tim Polsek Setelah ditangkap pada Sabtu (17/4/2021) lalu, membeberkan motif aksi penikamannya kepada penyidik.

Kasus penusukan yang terjadi di rumah korban di Desa Terak diduga karena adanya masalah keluarga yang terjadi antara pelaku (Supil -red) dengan kakak iparnya.

Antara korban dan pelaku sempat adu mulut tentang masalah keluarga sebelum penikaman tersebut terjadi.

Kapolsek Simpang Katis, Ipda Deka Jhon Derry mengungkapkan, pihak keluarga korban yang melaporkan ke Polsek Simpang Katis pada, Kamis (15/4/2021) langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pada waktu itu keluarga atas nama Surya melaporkan ke kita kejadian ini, Unit Reskrim langsung menuju TKP namun saat itu korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Wara, Pangkalpinang dan pelaku sudah melarikan diri. Dan tim kita juga langsung menemui korban untuk mencari informasi lebih lanjut,"ungkap Ipda Deka.

Ia menjelaskan, akibat kejadian kasus penganiayan ini korban mengalami luka berat di bagian lengan kiri dan perut kiri dengan luka yang dialami sedalam kurang lebih 10 cm.

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata tajam pisau yang mengakibatkan korban alami luka berat dibagian lengan dan perut kiri hingga korban dilarikan ke Rumas sakit Bhakti Wara dan harus menjalani operasi akibat kejadian ini," jelas Ipda Deka, Senin (19/4/2021).

Usai kejadian tersebut, pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan pelaku ataupun korban, yakni pisau batik dengan ukuran kurang lebih 15 cm, baju korban yang bersimbah darah, dan baju pelaku.

Kata Ipda Deka, atas perlakuan penganiayaan berat yang dilakukan terhadap korban, pelaku (Supil -red) dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Diketahui, Pelaku ini berhasil di ringkus Tim Polsek Simpang Katis pada, Sabtu malam saat berada di kediaman keluarganya di Desa Kace, Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

"Sebelumnya kami sudah dua malam bergadang mencari pelaku, yakni di Desa Cengkong Abang dan Desa Seleman berdasarkan informasi, namun belum ditemukan.”

“Kami terus melakukan pendekat dengan keluarga, Alhamdulillah Sabtu malam sekita jam 11 lewat, pelaku ini langsung diamankan anggota unit reskrim Polsek Simpang Katis saat berada di rumah saudaranya Fatel, di Desa Kace tanpa melakukan perlawanan,"ujarnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved