Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Titi Ucap Syukur Terima Bantuan Stimulasi Perumahan, Bupati Harap Dibangun Gotong Royong

Titi mengatakan bantuan berupa uang tunai yang diterimanya ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun rumah yang layak huni.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)
Bupati Bangka Tengah saat menyerahan bantuan biaya stimulus perumahan di Kelurahan Simpang Perlang, Senin (19/4/2021). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Titi warga Simpang Perlang, Kecamatan Koba, Bangka Tengah merasa bersyukur atas bantuan stimulasi perumahan yang diserahkan oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Senin (19/4/2021) di Kelurahan Simpang Perlang.

Ia mengatakan bantuan berupa uang tunai yang diterimanya ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun rumah yang layak huni.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini. Bisa dikatakan kondisi rumah saat ini berdinding papan dan memang sebagiannya sudah roboh dan tidak layak huni," kata Titi Kepada Bangkapos.com, Senin (19/4/2021).

Dengan adanya bantuan ini, ia akan segera membangun rumah yang lebih baik dan layak lagi dari sebelumnya.

"Dana ini akan saya manfaatkan segera untuk bangun rumah, terima kasih banyak, ini sangat membantu kita. Semoga pemerintah terus melanjutkan program ini sehingga bisa membantu masyarakat lebih luas," tuturnya.

Diketahui, bantuan yang diterima masyarakat ini merupakan anggaran yang diberikan dari pemerintah provinsi, yakni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyebutkan bahwa stimulan yang diberikan oleh pemerintah memang sudah jelas sehingga pemanfaatannya juga jelas bagi masyarakat.

"Tentunya melalui stimulus dan perhatian pemerintah ini mendorong supaya kehidupan masyarakat lebih baik dan secara anggaranya juga sudah jelas, yakni Rp 20 juta, di mana Rp 17,5 untuk beli bahan dan Rp 2,5 untuk upah," jelasnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat yang mendapatkan bantuan saling gotong royong dan bahu membahu dalam proses pembuatan sehingga dapat mengurangi biaya upah pembuatan rumah.

"Total yang mendapatkam bantuan rumah swadaya dari program Provinsi ini ada 100 penerima, di mana masing-masing mendapatkan Rp 20 juta, Rp 17,5 juta ini digunakan untuk pembelian material dan Rp2,5 jutanya untuk upah borong.”

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved