Breaking News:

Permintaan Jasa Service Elektronik Meningkat Akibat Tersambar Petir, Ini Tips Menghindari Kerusakan

Umumnya peralatan elektronik yang paling banyak adalah TV,  receiver parabola, audio untuk walet, dan peralatan elektronik lainnya

Penulis: Ardhina Trisila Sakti (CC)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Posbelitung.co/Suharli
Kolase Bangka Pos Petir dan Pemilik jasa service elektronik Norwan warga Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Senin 19 April 2021 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Permintaan jasa service elektroknik milik Norwan warga Kelurahan Lesung Batang Tanjungpandan Belitung, beberapa minggu ini meningkat.

Menurutnya hal itu dampak dari sambaran petir yang terjadi di wilayah Tanjungpandan beberapa waktu lalu, sehingga beberapa barang elektronik milik warga rusak.

"Ada peningkatan waktu kejadian petir kilat beberapa waktu lalu, jadi kebayakan barang rusak karena petir," ujar Norwan Kepada Posbelitung.co, Senin (19/4/2021).

Umumnya peralatan elektronik yang paling banyak adalah TV,  receiver parabola, audio untuk walet, dan peralatan elektronik lainnya.

Baca juga: Aldebaran Tahu Reyna Bukan Anak Roy, Nino Dapat Bukti Anting, Bocoran Ikatan Cinta 20 April

Baca juga: PT Yamaha Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ada 6 Posisi Cek Syarat dan Dokumen

Di hari normal biasanya Norwan memperbaiki 3-4 peralatan elektornik yang rusak, namun pada musim penghujan dia memperbaiki lebih banyak lagi.

Norwan pemilik service elektronik di Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan Belitung, Senjn (19/4/2021)
Norwan pemilik service elektronik di Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan Belitung, Senjn (19/4/2021) (posbelitung.co/Suharli)

Norwan menjelaskan kebanyakan TV rusak karena saat menonton tiba-tiba tersambar petir, sehingga timbul kerusakan mendadak.

"Kalau kejadian karena faktor alam, sehari bisa lebih dari lima barang elektronik yang masuk. Kerusakan itu kebanyakan dari power supply, kalau dari pemakaian TV kabel itu karena antena TV kabel tidak dicabut, itu tonernya yang rusak," ujarnya.

Menurutnya kerusakan akibat petir yang paling parah yakni harus ganti modul, tapi harus kompromi dengan pemilik barang dulu, kalau sudah sepakat maka akan dikerjakan karena harga cukup tinggi.

Dia menyampaikan umumnya harga service ringan satu barang dihargai Rp 100.000 itu untuk TV tabung, sementara service TV LCD harganya Rp 250.000

"Tapi karena ada corona ini, kami juga ada toleransi sama si pemilik barang. Jadi biaya servis kami turunkan, tergantung komponen apa yang diservis atau diganti," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved