Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PLTN Berbasis Tenaga Thorium Bakal Dibangun di Babel, ThorCon International Segera Lakukan Study

Perusahaan asal AS ThorCon International Pte. Ltd bakal melakukan feasibility study dan study tapak di Provinsi Bangka Belitung usai Idul Fitri.

Penulis: Riki Pratama
Editor: El Tjandring
Istimewa/Humas Pemprov Babel
PERWAKILAN perusahaan asal AS ThorCon International Pte. Ltd saat bertemu dengan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Selasa (20/04/2021). 

Dia menjelaskan, dalam study yang dilakukan, banyak akan dilakukan seperti memenuhi berbagai persyaratan dari study tapak persiapan amdal, serta pemilihan lokasi yang akan dibangun.

"Karena salah satu kita lakukan di dalam studi lokasi pemilihan lokasi ada beberapa lokasi kita pilih semuanya di laut. Salah satunya di pulau, selebihnya kita bangun reklamasi ini sekarang dalam study tapak kita lajukan seleksi baru kita lakukan survey tapaknya," katanya.

Bob mengatakan, PLTN yang renacana baka dibangun yaitu, PLTN berbaris Tenaga Thorium, dan juga melihat Babel sebagai daerah penghasil thorium.

"Ia betul, PLTN berbasis thorium, itu salah satunya, tetapi mungkin alasan utama, melihat karena untuk kita PLTN tidak bisa lepas peran penting pemerintah daerahnya.”

“Jadi pemerintah daerah harus lakukan edukasi sosialisasi bersama kami, kami melihat pemerinrah Provinsi Babel sangat visioner lalu berani melakukan terobosan dan bersikap cepat dan tegas," ujarnya.

Sehingga menurutnya Provinsi Bangka Belitung paling cocok untuk dilakukan pembangunan PLTN berbasis tenaga thorium.

"Jadi karena hal itu kita melihat Babel itu adalah paling cocok untuk yang pertama walau sudah berdiri satu nanti di tempat provinsi lain tidak tertutup kemungkinan. Sudah berdiri di Babel dan tempat lain daerah manapun akan menerima kami," katanya.

Pulau Masih Dirahasiakan

Kepala Perwakilan ThorCon International, Bob Soelaiman Effendi, mengatakan untuk pulau yang rencana akan dilakukan study untuk pembanguan PLTN berbasis thorium masih belum dapat mereka sampaikan karena masih dalam kajian.

"Pulaunya saya tidak bisa menyampaikan. Namun, bisa saya sampaikan pulau tidak berprnghuni jarannyak lebih dari 30 meter, sangat jauh sekali, memang kita mengambil cukup jauh supaya menghindari ketakutan dari masyarakat. Nanti, misalnya sudah semuanya akan tahu. Kita masih kajian oleh sebab itu belum bisa mengungkapkan lokasinya," ujar Bob.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved