Breaking News:

Berita Pangkalpinang

TI DAS Rangkui Dikoordinir, Dua Pria di Lokasi Tambang Jamin Aman Asalkan ada Perjanjian

Deru mesin terdengar dari jarang kurang lebih 300 meter, suara itu bersumber dari Ponton Isap Produksi (PIP) atau tambang inkonvensional (TI).

Bangkapos.com/Yuranda
Aktivitas tambang timah Ilegal di Aliran Daerah Sungai (DAS) Rangkui tepat di Depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021) Bangkapos.com 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Deru mesin terdengar dari jarang kurang lebih 300 meter, suara itu bersumber dari Ponton Isap Produksi (PIP) atau tambang inkonvensional (TI) ilegal yang sedang beroperasi.

Sedikitnya enam ponton yang beroperasi di aliran Sungai Rangki tepatnya di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ampui, Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021)

Pantauan Bangkapos.com, dari enam ponton tersebut, tiga diantaranya sedang beroperasi, terlihat para perkejaan tambang tersebut sedang berjibaku dengan alat yang digunakan untuk mendapatkan pasir timah.

Tampak terlihat pula di lokasi tambang itu sudah luluh lantak, diduga lokasi itu pun sudah lama dijadikan tempat tambang.

Faktanya terlihat dari aliran sungai itu terdapat gundukan pasir pasir tersebut, pasir itu didapat dari hasil limbah tambang.

Selain itu, beberapa pohon mangrove dan nipah yang ada di aliran sungai tersebut, terlihat kering berubah warna menjadi coklat.

Mirisnya tambang tersebut hampir merambah permukiman warga di kelurahan Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.

Mengejutkan lagi, aktivitas tambang ilegal tersebut, dikoordinir, orang yang mengaku penduduk setempat, saat Bangkapos.com, mencoba lebih dekat ke lokasi tersebut, tampak dua pria terlihat duduk di sebuah pondok beratapkan terpal.

Aktivitas tambang timah Ilegal di Aliran Daerah Sungai (DAS) Rangkui tepat di Depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021).
Aktivitas tambang timah Ilegal di Aliran Daerah Sungai (DAS) Rangkui tepat di Depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)

Mereka dengan gagahnya menanyakan maksud kedatangan ke lokasi tersebut, dua pria berkulit sawo matang itu, bernama Rian dan Ipan mereka mengakui warga Ampui, Pangkalbalam.

Kedua orang berusia 30 tahun ini, mengatakan kalau ingin masuk tambang atau ponton ke lokasi tersebut, agar menghubungi mereka (keduanya-red), dan mereka bisa menarikan ponton langsung tempatnya.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved