Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Diperkirakan di Palung 700 Meter, Indonesia Minta Bantuan Singapura

Kapal selam KRI Nanggala–402 dilaporkan hilang di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WITA.

bangkapos.com/Riki Pratama
Ilustrasi Kapal selam mengapung di perairan pelabuhan Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Bangka Selatan, pada Rabu (30/8/2017) siang 

BANGKAPOS.COM - Kapal selam KRI Nanggala-402 dilaporkan hilang di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WITA.

Kapal selam diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer, dari utara Pulau Bali.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 tersebut, diduga berada di palung di kedalaman 700 m.

Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melalukan berbagai cara dalam upaya pencarian kapal selam tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Indonesia telah meminta bantuan Singapura dan Australia untuk membantu mencari KRI Nanggala-402.

Diketahui, Singapura dan Australia telah memiliki kapal penyelamat yang dapat digunakan untuk menyelamatkan kapal selam saat kejadian diluar dugaan.

Kedua negara tersebut diharapkan dapat membantu pencarian dengan menggunakan kapal penyelamat tersebut.

Tak hanya itu, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan tengah mengerahkan berbagai kapal perang menuju tempat kejadian.

Hadi Tjahjanto menyebut kapal tersebut dilaporkan hilang tak lama setelah mengantongi izin menyelam.

“Baru ijin menyelam, setelah diberi clearance, langsung hilang kontak,” kata Hadi.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved