Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Kapolres Bangka Tengah Minta Masyarakat Tahan Diri Tidak Mudik Lebaran Tahun Ini

Tujuan adanya larangan mudik ini tidak lain sebagai upaya menekan angka covid-19, serta meminimalisir angka fatalitas jelang libur Idul Fitri.

(bangkapos.com/Sela Agustika)
Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo meminta masyarakat untuk menahan diri agar tidak melakukan perjalanan mudik lebaran menjelang berlakunya larangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Menurutnya, tujuan adanya larangan mudik ini tidak lain sebagai upaya pencegahan dan menekan angka covid-19, serta meminimalisir angka fatalitas jelang libur Idul Fitri.

"Kami harap masyarakat dapat mengerti apa yang menjadi peraturan dan imbauan dari pemerintah untuk menahan diri tidak mudik, serta menjaga protokol kesehatan di lingkungan masing-masing dengan tetap mengutamakan keselamatan bersama," kata AKBP Slamet, Rabu (21/4/2021).

Diakuinya, setiap daerah memiliki strategi masing-masing dalam melakukan pencegahan terkait adanya larangan melakukan mudik.

Untuk itu berbagai upaya yang akan dilakukan pihak Polres Bangka Tengah terkait hal tersebut, di antaranya menggaungkan sosilaisasi protokol kesehatan, pelaksanaan operasi gabungan, razia gabungan dan melakuka  pengamanan persiapan operasi ketupat jelang ramadhan.

"Pengamanan persiapan untuk Operasi Ketupat 2021 ini kita akan gerakkan 80 personil polri dan ikut bergabung bersama TNI, Satpol PP, Organisasi kepemudaan, pramuka, dan Dinas Perhubunga," ungkap AKBP Slamet.

Ia menambahkan, pada pelaksanakan operasi ketupat 2021 ini, pihaknya akan menggerakan sebanyak empat pos pengamanan dan satu pos pelayanan pada titik-titik yang telah ditentukan.

"Ketetapan pelanggaran mudik ini sudah jelas dari pemerintah dan berdasarkan rapat koordinasi lintas sektoral, pelarangan mudik  saat Idul Fitri ini menjadi kebijakan dan aturan yang disampaikan oleh pusat untuk diterapkan di wilayah masing-masing sebagai upaya  meminimalisir angka Covid-19. Di mana 3T (Testing, Tracking, dan Treatmen) dab 3 M ini terus kita gaungkan," tuturnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved