Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Peringatan Hari Kartini 2021, Wakil Bupati Bangka Selatan: Perempuan Bangka Selatan Harus Bangkit

Debby Vita Dewi menyatakan peringatan Hari Kartini diharap terus menjadi pemantik kemajuan perempuan dan juga menjadi tekat kebangkitan perempuan

(Ist/Ahmad Deka)
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi saat menyerahkan bantuan kepada anak yatim yang digelar oleh Forum Kite Behao (FKB) Kabupaten Bangka Selatan. 

BANGKAPOS.COM - Setiap tanggal 21 april setiap tahunnya dirayakan sebagai Hari Kartini yang merupakan awal mula perjuangan emansipasi perempuan di bumi pertiwi.

Emansipasi yang diinginkan oleh Raden Ajeng Kartini tentunya menjadi keinginan setiap perempuan di Indonesia, termasuk Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi.

Debby Vita Dewi menyatakan peringatan Hari Kartini diharap terus menjadi pemantik kemajuan perempuan dan juga menjadi tekat kebangkitan perempuan di Indonesia dan Kabupaten Bangka Selatan secara khusus.

Baca juga: 13 Tenaga Honorer RS Pratama Kriopanting Mengundurkan Diri, Manajemen Akan Lakukan Rekrutmen Baru

"Kaum perempuan di Kabupaten Bangka Selatan harus terus bangkit dan menjadi pelopor kemajuan negeri,"ujar Debby pada Rabu, (21/4/2021).

Ia juga mengingatkan agar kaum perempuan tidak hanya menjadi penonton saja, namun harus terus berpikir positif dan meningkatkan prestasi dan menjadi sosok kreatif dan inovatif demi kemajuan bangsa.

Terpilih sebagai Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi berharap dapat memberikan porsi dan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Bangka Selatan dan memberikan manfaat demi masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan.

"Semoga saat ini di posisi saya dapat memberikan kebaikan bagi OPD-OPD hingga masyarakat luas. Untuk perbedaan gender mari kita kesampingkan demi kemajuan Kabupaten Bangka Selatan," tuturnya.

Kendati demikian, sosok yang akrab disapa Bunda Debby ini menegaskan jika setinggi apapun jabatan seorang perempuan, namun tetaplah kodratnya sebagai seorang ibu dan istri sehingga harus tetap menempatkan dirinya sebaik mungkin.

"Setinggi apapun jabatan yang ditandang, perempuan pada kodratnya merupakan ibu dan istri sehingga tetap harus mengurusi rumah tangga termasuk mengurus anak dan suami di rumah," ungkapnya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved