Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Peringati Hari Kartini, Kanwil DJPb Babel Gelar Talkshow UMKM Bersama Istri Wali Kota Pangkalpinang

Istri Wali kota Pangkalpinang sebagai narasumber ini merupakan satu di antara tokoh di Pangkalpinang yang memiliki perhatian luar biasa terhadap UMKM.

ist
Saat Kepala Kanwil DJPb Prov Babel, Fahma Sari Fatma bersama Kepala Dekranasda Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda saat talkshow 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor wilayah DJPb Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan Talkshow Hari Kartini bertemakan “Wanita Berdaya, UMKM Berjaya”, Rabu (21/4/2021) 

Acara yang dipandu langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Prov Babel, Fahma Sari Fatma menghadirkan Kepala Dekranasda Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda ya

Istri Wali kota Pangkalpinang sebagai narasumber ini merupakan satu di antara tokoh di Pangkalpinang yang memiliki perhatian luar biasa terhadap UMKM. 

Selain guna memperingati Hari Kartini 2021, acara ini merupakan salah satu agenda penyebarluasan program Pengarus Utamaan Gender (PUG) Kanwil DJPb Prov Babel yang mengangkat kiprah wanita dalam mendorong pemberdayaan UMKM. 

Melalui kegiatan ini para peserta diajak untuk lebih jauh mengenal program NATAK UMKM sebagai salah satu strategi dalam mengembangkan dan mempromosikan UMKM di Pangkalpinang melalui media sosial. 

Program NATAK UMKM tersebut diinisiasi oleh Monica Haprinda. Secara bahasa, NATAK sendiri diambil dari Bahasa Bangka yang artinya jalan-jalan. NATAK UMKM berarti jalan-jalan untuk mengunjungi UMKM dan mempromosikan produknya.

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan krisis kesehatan yang kemudian mendorong terjadinya krisis ekonomi. 

Upaya penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 melalui pembatasan sosial dan sebagainya telah menyebabkan perubahan perilaku ekonomi masyarakat yang mengakibatkan perlambatan ekonomi. 

Tentunya hal ini sangat berpengaruh bagi para pelaku ekonomi khususnya UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian.

"Pandemi menjadikan banyak orang tidak bisa bebas bepergian jauh dan lebih banyak beraktivitas di rumah. Pandemi juga mengakibatkan banyak pekerja atau karyawan yang dirumahkan atau bahkan di-PHK. Oleh karena itu banyak di antara mereka yang berubah profesi, bahkan ada yang harus kreatif berjualan atau memproduksi sesuatu untuk bertahan hidup," ujar Monica Haprinda  dalam rilis kepada bangkapos.com, Rabu (21/4/2021).

Halaman
1234
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved