Breaking News:

Ramadhan 2021

Ustaz Edi Ajar Mengaji Pakai Bahasa Isyarat Bagi Santri Tuna Rungu

Bagi para penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu atau tidak bisa mendengar yang ada di Pulau Bangka, saat ini tetap bisa belajar membaca atau

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Ustaz Edi dan para santri tuna rungu belajar mengajar  mengaji di Rumah Quran Tuna Rungu Darul Alshomt Bangka di Jalan Stasiun IX, Kelurahan Surya Timur Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS COM , BANGKA -- Bagi para penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu atau tidak bisa mendengar yang ada di Pulau Bangka, saat ini tetap bisa belajar membaca atau mengaji Al Quran secara baik dan benar  menggunakan bahasa isyarat.

Atas gagasan Ustaz Edi sejak Februari 2021 lalu mendirikan Rumah Quran Tuna Rungu Darul Alshomt Bangka di jalan Stasiun IX, Kelurahan Surya Timur Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

Rumah sederhana yang dijadikan Rumah Quran sementara ini diperuntukkan bagi masyarakat luas yang berstatus sebagai tuna rungu untuk belajar mengaji dengan metode bahasa isyarat. 

Saat ini baru 6 orang santri berusia 17 sampai 40 tahun belajar membaca Al Quran dengan menggunakan bahasa isyarat dibawah asuhan Ustaz Edi.

"Rumah Quran Tuna Rungu Darul Alshomt Bangka berdiri bulan Februari 2021 dimana santrinya sudah berjumlah 6 orang," kata Ustaz Edi, Rabu (21/04/2021). 

Diungkapkannya, sebelum mengajar Al Quran menggunakan bahasa isyarat, ia terlebih dahulu belajar bahasa isyarat di Pondok Pesantren Daarul Ashom Jogja yang menjadi pondok pesantren tuna rungu pertama di Indonesia yang bersanad isyarat Al Quran di Kota Toif Mekkah Arab Saudi.

"Tujuan kita semata mata mendirikan rumah Quran Tuna Rungu Bangka Darul Alshomt ini hanya untuk membantu teman teman yang berkebutuhan khusus atau tuna rungu dalam mengenal huruf Al Quran," kata Ustaz Edi.

Para santri yang belajar Al Quran di tempat itu tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. "Baik pendaftaran maupun iuran bulanan, itu tidak dikenakan biaya karena tujuan kita dan kawan kawan lainnya disini hanya untuk membantu anak anak tuna rungu ini bisa mengamalkan agama layak nya seperti orang normal," ujarnya.

Berdirinya Rumah Quran Tuna Rungu Darul Alshomt Bangka ini berawal keprihatinan yang dirasakan para tuna rungu di Bangka yang diduga banyak buta huruf hijaiyah serta minim pengetahuan akan ilmu agama. 

"Maka dari itu, beberapa tahun lalu saya mondok bersama sejumlah rekan rekan dari Bangka di Jogja demi mengajar ilmu agama kepada anak anak tuna rungu yang ada di Bangka," kata Ustaz Edi. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved