Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wakapolda : Soal Mudik yang Perlu Dipikirkan Akses Jalur yang Tidak Resmi  

Direktorat Lalulintas dan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi ujung tombak, implementasi larangan mudik, sebagaimana yang

bangkapos.com
Wakapolda Babel, Brigjen (Pol) Umar Dani. (BAngkapos.com/Antoni) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Direktorat Lalulintas dan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi ujung tombak, implementasi larangan mudik, sebagaimana yang ditetapkan pemerintah pusat.

Hal ini diungkapkan Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Umar Dani, usai vicon Rakor lintas sektoral dalam rangka mempersiapkan PAM Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 di Gedung Tribrata Polda Babel, Rabu (21/4/2021).

"Tadi sudah saya sampaikan ke  Dirlantas juga ke Dirpolair ini  terutama yang nanti sebagai ujung tombak, karena kita wilayah kepulauan kita antisipasi," ujar Umar Dani.

Menurut Umar Dani, jalur yang tidak resmi harus menjadi perhatian guna mengantisipasi masyarakat Bangka yang akan mudik keluar.

"Kalau akses resmi pasti mereka pikir petugas banyak, ini yang kita pikirkan akses yang tidak resmi, untuk mengantisipasi masyarakat bangka yang keluar yang diluar wilayah algulmurasi," jelasnya.

"Kalau masih lokalan misal Pangkalpinang, Bangka, Bateng oke tidak ada masalah masih diizinkan, ini yang kita antisipasi jangan  sampai dari Bangka nyeberang ke Palembang, atau dari sana ke jawa," tambahnya.

Tentunya, lanjut Umar Dani, pihaknya akan menyesuaikan dengan arahan pemerintah pusat. Namun yang jelas, Bawasannya Presiden Joko Widodo, melarang mudik lebaran terhitung Tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 mendatang.

"Kita  tentunya menyesuaikan, sesuai arahan para pejabat tadi melalui pak Kapolri, Panglima TNI, para menteri yang ada sangkut pautnya langsung dengan kegiatan mudik lebaran. Dan bapak presiden sudah menegaskan bahwasanya dilarang," katanya.

Pada prinsipnya lanjut Umar Dani, pihaknya mengikuti anjuran serta  keputusan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Tentunya nanti ada rapat lanjutan yang bersifat teknis, ini tadi masih rakor tingkat pusat, tentunya kita akan mengikuti apa yang sudah ditetapkan dan diputuskan di tingkat pusat," tegasnya. (Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved