Breaking News:

Apa Itu Thorium? Prospek Pembangkit Listrik Masa Depan ? Berikut Penjelasannya    

Akhir-akhir ini diberitakan tentang prospek thorium yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir berbahan bakar thorium.

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Listrik PLN 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Akhir-akhir ini diberitakan tentang prospek thorium yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir berbahan bakar thorium.

Pada, Selasa (20/4/2021) kemarin,  perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ThorCon International Pte. Ltd juga telah bertemu Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. Perusahan tersebut bakal melakukan feasibility study dan study tapak di Provinsi Bangka Belitung.

Study itu berkaitan rencana menentuan lokasi pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Thorium/Nuklir (PLTT).

Staf Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, Fera, merupakan lulusan S1 Teknik Nuklir UGM dan S 2 Teknik Kimia UGM, menjelaskan tentang prospek pembangkit listrik tenaga di masa depan, berdasarkan jurnal Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang ia pahami.

Menurutnya pembangkit listrik tenaga nuklir berbahan bakar thorium atau lebih populer dengan nama PLTT hanya dikenal di Indonesia. 

"Thorium merupakan unsur radioaktif yang terdapat di alam dengan kelimpahan lebih besar dibanding uranium," kata Staf Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, Fera, menyampaikan kepada Bangkapos.com, Kamis (22/4/2021).

Ia menjelaskan, beberapa referensi menyebutkan bahwa sebagai bahan bakar reaktor nuklir, thorium memiliki sifat/karakter yang lebih baik daripada uranium.

"Misalnya, proses pembakaran di reaktor nuklir tidak menyisakan unsur yang berpotensi sebagai bahan pembuatan senjata nuklir (plutonium), limbah radioaktifnya lebih sedikit dan menghasilkan energi listrik yang lebih besar,"lanjutnya.

Namun, hingga saat ini  thorium sebagai bahan bakar pembangkit listrik belum dapat digunakan secara optimal untuk tujuan komersial. 

"Untuk menghasilkan listrik, thorium memerlukan proses yang lebih panjang, teknologi pengolahan limbahnya belum dikuasai dengan baik dan kegiatan eksperimen untuk mengetahui tingkat efisiensinya sebagai penghasil energi 
masih terus dilakukan dibeberapa negara,"terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved