Breaking News:

Ramadhan 2021

Pasar Dadakan Tak Dilarang, Asalkan Penjual dan Pembeli Jaga Prokes

Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang sekaligus Tim Gugus Gugas Covid-19,  dr Masagus M Hakim (MH) menyebutkan, pasar dadakan

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH). (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang sekaligus Tim Gugus Gugas Covid-19,  dr Masagus M Hakim (MH) menyebutkan, pasar dadakan Ramadan tak masalah, asalkan pembeli dan penjual mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Sebab perekonomian dan kepatuhan protokol kesehatan harus berjalan beriringan selama Pandemi Covid-19, terlebih saat ini, sudah memasuki Bulan Ramadan.

Hakim tak menampik, banyak masyarakat yang menjadikan ladang untuk mengais rezeki, salah satunya penjual takjil kudapan berbuka puasa diberbagai tempat.

Menurutnya, imbauan Prokes akan terus digalakkan oleh pihkanya maupun oleh masyarakat juga yang saling mengingatkan di tempat-tempat penjualan takjil.

"Perekonomian, UMKM harus tetap jalan, tetapi harus sesuai aturan patuhi prokes, kita tetap selalu memberi imbau mereka gunakan masker, menjaga jaraknya, minimalnitu pakai masker," kata Hakim kepada Bangkapos.com, Kamis (22/4/2021).

Hakim mengakui, sebetulnya kesadaran masayarakat Pangkalpinang untuk menerapkan Prokes itu sudah cukup baik.

"Kalau kita lihat di jalan-jalan itu sudah jarang sekali masyarakat yang tidak menggunakan masker. Tapi kalau kerumunaan itu selalu kita kasi himbauan untuk selalu jaga jarak," sebutnya..

Hakim menuturkan, pihaknya dan tim gugus tugas pula sudah memetakan di mana saja titik yang kerap kali ramai saat Ramadan. Pada titik itulah akan diberikan imbauan Prokes. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved