Breaking News:

Ramadhan 2021

Pemkot Pangkalpinang Bentuk Posko Pengaduan THR 2021, Perusahaan Wajib Bayar THR H-7 Sebelum Lebaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

bangkapos.com
Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang membentuk Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2021.

Posko Pengaduan THR tersebut sudah dibuka sejak hari kedua puasa kemarin atau Kamis (15/4/2021) lalu.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, Kamis (22/4/2021) menyebutkan, posko pengaduan tersebut berfungsi untuk menerima laporan pengaduan para pekerja yang merasa dirugikan atau tidak mendapatkan THR dari tempatnya bekerja.

Kata Amrah, hal ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: M/6/HK/.04/IV/2021 Tentang THR Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

"Yang maan isinya pemberian THR bagi pekerja buruh di perusahaan hanya saja berbeda dari tahun lalu itu tahun ini harus dibayar secara langsung kalau tahun lalu ada kebijakan bisa dibayarkan dengan cara mencicil. Dan pembayarannya H-7 harus sudeh selesai," kata Amrah saat ditemui Bangkapos.com di ruangannya, Kamis (22/4/2021).

Tak hanya itu, Amrah menyebutkan, untuk tahun ini masih dimungkinkan untuk adanya ruang dialog kalau usaha kesulitan dalam proses pembayaran.

"Sehingga kemungkinan besar THR dikeluarkan tidak tepat waktu, maka pengusaha harus membuka ruang dialog membuat kesepakatan dengan pekerja tentang tata cara pembayaranya. Yang dirundingkan itu penundaan waktu kapan dibayarkan tidak menghapus kewajiban perusahaan membayarkan THR," jelasnya.

Posko pengaduan THR tepat di kantor DPMPTSP dan Tenaga Kerja di jalan Rasakunda Kota Pangkalpinang  tersebut akan ditutup 12 hari setelah Hari Raya Idul Fitri nanti.

Menurut Amrah, biasa pengaduan THR mulai banyak dari para pekerja H-7 hingga H+7 hari raya idul fitri.

"Kalau kita perkirakan masih sama seperti tahun kemarin karena masih terasa dampak Pandemi Covid-19 ini. Dan yang paling besar saat ini berkaitan dengan bidang jasa cuma mungkin tidak separah tahun lalu, kan sudah beberapa perusahaan yang normal kembali," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved