Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tiga Hari Terakhir Kasus Covid-19 Pangkalpinang Meningkat, Kadinkes: Bisa Kembali ke Zona Orange

Terjadi peningkatan Kasus Covid-19 sejak tiga hari terakhir di Pangkalpinang. Hal ini dibuktikan adanya penambahan 41 kasus baru, Rabu (22/4) kemarin

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Corona Virus 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Terjadi peningkatan Kasus Covid-19 sejak tiga hari terakhir di Pangkalpinang. Hal ini dibuktikan adanya penambahan 41 kasus baru, Rabu (22/4) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pangkalpinang dr Masagus M Hakim, Kamis (22/4/2021) mengakui lonjakan kasus itu.

Kata Hakim, pihaknya mulai hari ini dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang sudah menyurati ketua satgas covid-19 untuk mengambil langkah-langkah apakah perlu dilakukan Perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diwilayah tersebut.

"Hari ini kami sudah menyurati ketua dan sekretaris satgas covid-19 untuk mengambil langkah-langkah. PPKM ini adalah kegiatan lintas sektoral jadi kami berharap itu dapat ditindak lanjuti oleh tim satgas," sebutnya kepada Bangkapos.com, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, jika melihat dari tren kasus selama tiga hari terakhir memang perlu dilakukan langkah-langkah khusus.

Mengingat sejak satu pekan terahir kota Pangkalpinang sudah kembali ke zona kuning, sebab kasus sudah menurun dan tingkat hunian rumah sakit juga menurun.

"Kemarin kita sudah jadi kuning kalau kita lihat tren kasus terus meningkat bisa jadi kembali ke orange lagi, tapi kita tidak berharap seperti itu, kan memang ada beberapa indikator salah satunya jumlah hunian rumah sakit kemudian jumlah kasus yang meningkat," ujarnya.

Hakim menyebutkan, kemarin Pangkalpinang bisa kembali zona kuning sebab hunian rumah sakit yang menurun meskipun kasus ada peningkatan.

"Makanya kita dengan adanya vaksinasi ini sehingga kasus tidak berat jadi tidak masuk rumah sakit, kalau kemarin sebelum divaksin masuk rumah sakit semuakan sampai tidak cukup kemarin. Jadi meskipun kasus meningkat hunian rumah sakit tidak meningkat kita masih bisa tetap di zona kuning," ucapnya.

Dengan demikian Hakim menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan protokol kesehatan tetap dijalankan secara baik.

"Okelah kalau tempat ibadah kitabbisa toleransi lah, tapi kalau untuk nongkrong-nongkrong toling untuk kita sama jaga kurangilah yang tidak penting, jaga jarak tidak pakai masker juga tidak. Tolonglah protokol ksehatannya tetap harus dijalankan," jelasnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved