Breaking News:

Otomotif

Tingkatkan Performa, Kenali Istilah Bore Up dan Stroke Up Mesin Motor

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk meningkatkan tenaga mesin kendaraan, diantaranya bore up dan stroke up.

Stanly/Otomania
Mesin motor. 

BANGKAPOS.COM - Pemilik kendaraan yang kurang puas dengan performa mesin standar bawaan pabrik akan melakukan berbagai cara agar performa kendaraan dapat sesuai dengan yang diharapkan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk meningkatkan tenaga mesin kendaraan, diantaranya bore up dan stroke up.

Bobi, selaku kepala mekanik bengkel Taruna Racing di Solo, Jawa Tengah mengatakan bahwa ada sedikit perbedaan antara bore up dan juga stroke up.

Namun keduanya memiliki fungsi yang sama yakni menambah tenaga mesin dan mengoptimalkan kinerja mesin.

"Kalau yang namanya bore up itu yang diubah pistonnya, ukuran diameter piston diubah menjadi lebih besar, jadi cc nya nambah. Kalau stroke up itu yang diubah langkahnya, langkah kruk as nya. Itu otomatis cc nya juga bertambah," kata Bobi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Bobi menjelaskan pengerjaan bore up dinilai lebih simpel sehingga lebih efisien dalam pengerjaanya.

Sedangkan untuk stroke up dinilai lebih rumit pada pengerjaanya, namun sekarang sudah beberapa part yang langsung dapat dipasang tanpa perubahan apapun tapi jumlahnya tidak banyak.

"Yang penting kalau bore up atau stroke up, konsumen jangan cuma mengganti ukuran diameter piston saja. Harus ada dukungan dengan mengupgrade part pendukung lainnya agar tidak terjadi kerusakan pada mesin," ucap Bobi.

Part yang harus diubah untuk mendukung bore up diantaranya, throttle body atau karburasi, ukuran porting, ukuran klep, sistem pengeluaran atau knalpot, kemudian otak kendaraan yang disebut ECU atau CDI.

Kalau semuanya seimbang maka mesin kendaraan otomatis juga akan lebih awet dan bisa dipakai kemana saja.

"Bedanya motor bore up dan motor standar itu di perawatan, misalnya motor standar perlu servis setiap 2.000 Km, motor bore up bisa 1.000 Km sudah waktunya servis," Ucap Bobi.

Semua akan aman jika pengerjaan dilakukan dengan ukuran dan perhitungan yang tepat. Maka dari itu bagi pemilik kendaraan yang ingin melakukan bore up atau stroke up disarankan untuk memilih bengkel yang terpercaya dan menyiapkan biaya yang tidak sedikit. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Bore Up dan Stroke Up Mesin Motor"

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved