Breaking News:

Belitung Masuk UNESCO Global Geopark, Inilah 17 Keindahan Geositnya

Belitung atau yang lebih dikenal dengan Belitong, biasa masyarakat Provinsi Kepualauan Bangka Belitung (Babel) menyebut pulau itu.

Pos Belitung / Wahyu
Sejumlah pengunjung sedang bermain di tepi Pantai Bilik, Desa Tanjong Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (26/12/2015) sore. 

11. Tebat Rasau Cenozoic Swamp

Rawa Kenozoikum Tebat Rasau adalah catatan luasnya retakan di Sundalandia selama pertengahan era Kenozoikum. Retak yang tersebar luas ini bertanggung jawab atas rawa planar dan dikenal sebagai rawa rheotropik. 

Rawa purba ini merupakan rawa aluvial yang ditandai dengan berlimpahnya  Pandanus helicopus , tumbuhan yang berkembang dengan baik dalam kondisi pasang surut yang bebas dari air payau dan dalam pH yang konsisten 5,5, bersama dengan banyak jenis alga dan ikan. 

12. Burung Mandi Cretacious Granidiorite

Geosite Pantai Burung Mandi terletak di Kecamatan Damar, sekitar 69 km atau 80 menit dari Bandara HAS Hanandjoeddin.

Pantai ini memiliki pasir putih halus yang diramaikan oleh deretan pohon pinus. Jika dilihat dari jauh, mungkin kamu tidak bisa melihat pesona pantai akibat terhalang oleh rindangnya pepohonan tersebut.

13. Siantu Pillow Lava

Struktur lava bantal ini terdiri dari plagioklas vulkanik, piroksen, klorit dan kalsit.

Batuan tersebut diperkirakan terbentuk selama periode Kapur Akhir (sekitar 60 juta tahun yang lalu).

14. Tajam Mountain

Gunung Tajam adalah dikarenakan jika dilihat dari kejauhan puncak gunung ini nampak seperti bentuk segitiga yang lancip dan tajam.

Gunung yang terkategori non-vulkanik ini memiliki ketinggian 510 meter di atas permukaan laut.

Dengan ketinggian yang dimiliki ini maka Gunung Tajam ini menjadi tempat tertinggi atau paling tinggi di Pulau Belitung

15. Baginda Rocks

Kedua Batu Baginde terletak di atas sebuah bukit di dekat Gunung Baginda, demikian namanya. Kedua batu tersebut menurut cerita rakyat setempat disebut perbukitan Meninda Men dan Bukit Baginda Wanita.

Batuannya sendiri terdiri dari kuarsa, feldspar, plagioklas, biotit, hornblende, dan bahan sekunder berupa aktor, karbonat, limonit, dan oksida besi. Itu tidak mengandung timah sehingga terhindar dari aktivitas penambangan.

Geosit ini penting karena mewakili granit tipe-I dalam bentuk adamelite, granit yang dibedakan dari granodiorit dalam kandungan pla-gioklasnya.

16. Punai Beach

Pantai Punai terletak di Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur. Pantai ini memiliki karakteristik berpasir putih, perairan nan biru, batu - batu besar dan pepohonan rindang yang tumbuh disepanjang garis pantainya.

Wisatawan yang berkunjung ke pantai punai bisa menikmati kuliner khas Belitong, air kelapa muda, snorkeling, sunbathing dan melihat indahnya sunset.

17. Garumedang Tektite

Tektit adalah sumber daya geologi penting Belitung. Nama Belitung sendiri berasal dari bentuk tektit yang ditemukan secara lokal, yaitu 'Billitonite'.

Batuan yang biasa dikenal sebagai Satam Stones atau Black Diamonds ini terbentuk dari tumbukan benda luar angkasa di bawah tekanan dan suhu tinggi serta mengandung sejumlah besar timah.

Oleh karena itu, tektite menjadi alasan kekayaan sejarah penambangan timah Belitong. 

(Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved