Breaking News:

Berita Kriminal

Misteri Mayat Tergeletak di Jalan Raya Kota Kapur Terungkap, Pelaku Mengarang Cerita Kelabui Polisi

Tim Gabungan Buru Sergap (Buser) Polres Bangka, Intel Polres Bangka dan Polsek Mendobarat berhasil mengungkap kasus mayat tergeletak di pinggir Jalan

bangkapos.com
Tim Buser Polres Bangka, Intel Polres Bangka dan Polsek Mendobarat behasil membekuk empat di antara lima pelaku pembunuhan Hendra alias Bohel Warga Mendobarat, Kamis (22/4/2021) malam. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)  

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tim Gabungan Buru Sergap (Buser) Polres Bangka, Intel Polres Bangka dan Polsek Mendobarat berhasil mengungkap kasus mayat tergeletak di pinggir Jalan Raya Kota Kapur, dalam waktu kurang 1x24 Jam.

Dugaan sejak awal ada kejanggalan mayat yang mulanya dilaporkan korban Lakalantas karena luka menganga di kepala dan luka robek di bagian dengkul (lutut) kaki, terbukti.

Tim yang bekerja keras sejak penemuan mayat, Rabu (21/4/2021) malam berhasil mengungkap para pelaku, modus dan barang bukti kasus pembebanan tersebut.

"Ada empat orang pelaku yang berhasil kita bekuk, di antaranya satu pelaku utama yang membacok bagian kepala dan satu orang lagi masih dalam pengajaran. Kasus ini berhasil kita ungkap kurang dari 24 jam," kata Kapolsek Mendobarat, Iptu Eko Wardana, Kamis (23/4/2021) malam di Polsek Mendobarat

Pelakunya tak lain adalah rekan-rekan korban yang sebelum kejadian pesta minuman keras (Miras) dengan korban di lokasi kejadian. 

Mereka antara lain Jeki Subekti alias Jeki Warga Labuh Pandan,  Hendra alias Hen dan Jeki Subakti alias Jeki kakak adik Warga Desa Penagan serta Aswadi alias Se'O Warga Penagan.

Sedangkan Saibul alias Ibul masih dalam pengajaran dan masuk dalam DPO kepolisian.

Barang bukti yang diamankan satu bilah parang yang digunakan untuk membacok Hendra alias Bohel hingga tewas.

Seperti diketahui Hendra alias Bohel (25) warga Desa Labuh Pandan Kecamatan Mendobarat ditemukan tewas ditemukan terkapar di pinggir Jalan Raya Desa Kota Kapu diluar perkampungan Rabu (22/4/2021) malam.

Anggota Polsek Mendobarat yang menerima informasi langsung mendatangi TKP dipimpin Kapolsek Iptu Andi Eko Wardana disusul anggota Buser dan Intel Polres Bangka dipimpin oleh Ipda Dana dan Ipda Judit Dwi Laksono.

Awalnya korban diduga merupakan korban Lakalantas tabrak lari berdasarkan keterangan rekan rekan korban. Namun sejumlah kejanggalan membuat polisi mendalami kejadian tesebut.

Bintar Sodikun (31) dan Nurcholis (17) keduanya Desa Kota adalah yang pertama menemukan sosok mayat terkapar dipinggir jalan saat melintas di Jalan Raya Desa Kota Kapur diluar perkampungan. Keduanya kemudian memberitahukan kepada aparat desa terkait hal tersebut. Awalnya korban diinformasikan merupakan korban lakalantas tabrak lari namun polisi curiga melihat kondisi luka pada mayat.

Belum dua jam setelah kasus itu dilaporkan, polisi langsung mengamankan rekan rekan korban yang diketahui adalah orang orang yang bertemu korban terakhir. Mereka sempat pesta miras di lokasi. Namun polisi sempat kesulitan karena rekan rekan korban yang belakangan diketahui adalah pelaku menutupi atau mengarang cerita yang sama.

Tak kehilangan akal polisi terus mencocokkan keterangan rekan korban dengan saksi lain sehngga behasil didapati sejumah kejanggalan yang berhasil mengungkap kasus ini. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved