Selain KRI Nanggala-402, Ini Deretan Kapal Selam yang Dimiliki Indonesia
Namun, KRI Nanggala-402 yang sempat dinyatakan hilang, kontak dengan kapal tersebut sudah dapat dilakukan lagi.
Selain KRI Nanggala-402, Ini Deretan Kapal Selam yang Dimiliki Indonesia
BANGKAPOS.COM -- Kapal selam KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak pada, Rabu (21/4/2021) di perairan Utara Pulau Bali.
Kapal selam buatan Jerman tahun 1979 itu dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Dalam latihan tersebut, KRI Nanggala-402 itu membawa 53 awak dengan rincian 49 ABK, 1 komandan kapal, dan 3 orang arsenal.
Namun, KRI Nanggala-402 yang sempat dinyatakan hilang, kontak dengan kapal tersebut sudah dapat dilakukan lagi.
Walaupun sudah melakukan kontak, kapal belum bisa naik ke permukaan lantaran ada masalah pada electric pump (mesin pendorong-red) dan baterai.
Sehingga, alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI itu masih belum mampu untuk kembali naik ke permukaan.
Tapi tahukah anda, selain KRI Nangala-402, Indonesia juga memiliki empat kapal selam lain.
Mengutip Kompas.com berikut kapal-kapal selam yang dimiliki negara Indonesia.
1. KRI Cakra-401
KRI Cakra-401 merupakan kapal selam yang telah dioperasikan sejak 40 tahun lalu. KRI Cakra merupakan kapal selam buatan Jerman, pengganti dari KRI Tjakra yang didatangkan dari Uni Soviet pada 1959.
KRI Cakra pernah menunjukkan kehebatannya saat menghancurkan KRI Karang Galang dalam latihan gabungan TNI pada 2008 di perairan Indonesia Timur.
2. KRI Nanggala-402
KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam buatan Jerman pada 1978. KRI Nanggala-402 resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada 1981.
KRI Nanggala-402 yang mengambil nama dari senjata pewayangan Nanggala dibuat oleh pabrikan Howaldtswerke, Kiel, Jerman, tahun 1981 tipe U-209/1300.
Kapal yang merupakan salah satu kapal selam andalan Indonesia ini memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter.
Dengan mesin diesel elektrik, kapal selam ini mampu melaju dengan kecepatan kurang lebih 25 knot. Setelah overhaul, KRI Nanggala-402 telah dilengkapi sonar teknologi terkini dengan persenjataan mutakhir, antara lain, torpedo dan persenjataan lainnya.
3. KRI Nagapasa-403
KRI Nagapasa-403 merupakan kapal selam buatan Korea Selatan yang tiba di Indonesia pada 28 Agustus 2017.
Pembuatan KRI Nagapasa-403 merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan lewat perusahaan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Co Ltd.
KRI Nagapasa-403 ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan ± 21 knot di bawah air. KRI Nagapasa-403 juga mampu berlayar lebih dari 50 hari dan menampung 40 kru untuk menunjang fungsi. Kapal selam ini dipersenjatai torpedo dengan fasilitas delapan buah tabung peluncur. Nagapasa-403 ini dilengkapi sistem persenjataan terkini dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan peluru kendali anti kapal permukaan.
4. KRI Ardadeli-404
KRI Ardadedali-404 merupakan kapal selam hasil kerja sama pemerintah RI dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Co Ltd.
Kapal Selam Ardadedali-404 diserahterimakan setelah Kapal Selam Nagapasa-403.
Sebagaimana dikutip dari Antara, pemberian nama Ardadedali diambil dari salah satu nama senjata panah yang dimiliki oleh tokoh cerita mahabarata Arjuna.
Dalam cerita disebutkan Ardadedali berbentuk ujung anak panah pusaka seperti burung dan memiliki jiwa.
Kapal selam Ardadedal-404 memiliki peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 milimeter.
KRI Ardadedali juga memiliki peluru kendali antikapal permukaan yang merupakan modernisasi armada kapal selam TNI AL. Kapal tersebut memiliki panjang 61,3 meter, diameter 6,2 meter, dengan draft 5,7 meter. Kapal Selam Ardadedali-404 mampu menampung 40 kru kapal. Selain itu, kapal selam ini juga memiliki kecepatan mencapai 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan.
5. KRI Alugro-405
Kapal selam KRI Alugoro-405 merupakan kapal selam paling baru dimiliki TNI-AL. Kapal selam tersebut dibangun oleh Kementerian Pertahanan melalui perusahaan dalam negeri PT PAL Indonesia (Persero) yang bekerja sama dengan perusahaan Korea Selatan, Daweoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).oleh PT PAL Indonesia dan diserahterimakan pada 17 Maret 2021.
Adapun KRI Alugoro-405 ini nantinya akan dioperasikan Komando Armada II (Koarmada) II. Dalam prosesi penandatanganan berita acara serah terima kapal selam tersebut, Prabowo menilai kehadiran Alugoro-405 sebagai tonggak sejarah. (Bangkapos/Cepi Marlianto)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selain KRI Alugoro-405, Ini 4 Kapal Selam Milik Indonesia...", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/17/17355421/selain-kri-alugoro-405-ini-4-kapal-selam-milik-indonesia?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/nanggalala89.jpg)