Breaking News:

Ramadhan 2021

Sholat Tarawih Terlalu Cepat, Apakah Sah, Begini Hukum dan Penjelasannya

Sholat Tarawih Terlalu Cepat, Apakah Sah, Begini Hukum dan Penjelasannya

Editor: M Zulkodri
BANGKA POS/RESHA JUHARI
Masjid Jamik, Kota Pangkalpinang mulai menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Jumat (5/6/2020). Penerapan protokol kesehatan ini diterapkan mulai dari mewajibkan jamaah untuk menggunakan masker, memasang bilik disinfektan hingga pengecekan suhu tubuh saat akan masuk ke dalam Masjid. Tampak umat muslim sedang menjalankan ibadah shalat jumat berjamaah dengan berjarak. 

“Ruku’lah hingga engkau thuma’ninah dalam ruku’, kemudian bangkitlah hingga engkau i’tidal berdiri.

Kemudian sujudlah hingga engkau thuma’ninah dalam sujud. Kemudian bangkitlah hingga thuma’ninah dalam keadaan duduk. Kemudian lakukanlah itu dalam semua shalatmu”. (HR. Al-Bukhari, Muslim dan para penyusun kitab as-Sunan, dari hadits Abu Hurairah ra).

Thuma’ninah dalam semua rukun adalah syarat yang mesti ada.

Batasan thuma’ninah yang disyaratkan, para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini.

Sebagian ulama menetapkan kadar thuma’ninah minimal satu kali Tasbih, misalnya seperti mengucapkan kalimat:

“Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi”.

Sebagian ulama seperti Imam Ibnu Taimiah mensyaratkan kadar Thuma’ninah dalam ruku’ dan sujud
kira-kira tiga kali Tasbih.

Dalam hadits disebutkan bahwa membaca Tasbih tiga kali dan itu adalah batas minimal, oleh sebab itu mesti ada thuma’ninah kira-kira tiga kali Tasbih. Allah Swt berfirman:

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam
sembahyangnya”. (Qs. Al-Mu’minun [23]: 1 – 2).

Khusyu’ ada dua jenis: Khusyu’ tubuh dan khusyu’ hati.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved