Siswa SMA Ngaku Dicekoki Miras Lalu Dirayu Janda Muda Layani Dirinya di Kos Selama 3 Hari
Tak tanggung-tanggung, dia dituduh telah menyekap remaja itu dan tiga kali berbuat tak senonoh.
BANGKAPOS.COM - Tingkah laku janda seorang biduan organ tunggal ini sangat agresif.
Akal bulusnya berhasil memperdayai siswa SMA untuk berhubungan intim dengan dirinya.
Tak tanggung-tanggung, dia dituduh telah menyekap remaja itu dan tiga kali berbuat tak senonoh.
Janda berinisial DAP (28) itu diduga menyekap dan memperdayai FU (16) di sejumlah lokasi di Probolinggo.
Kasus penyekapan ini terbongkar karena korban tidak pulang ke rumah selama tiga hari.
Korban mengaku sudah diajak DAP berhubungan sebanyak tiga kali.
Kasus ini bermula saat DAP dan FU janjian bertemu untuk membicarakan perihal pekerjaan di rumah kontrakan DAP, Minggu
(11/4/2021).
Baca juga: Wanita Ini Rela Diusir dari Kampung Demi Menikah dengan Anak Kandung, Tak Kuat Jadi Janda 12 Tahun
Ternyata DAP malah mencekoki FU dengan miras dengan sampai teler alias tak sadarkan diri.
DAP memperdayai FU yang dalam posisi tidak sadar diri.
"Sebenarnya mereka adalah partner kerja. FU adalah fotografer wedding, dan DAP adalah biduan," kata AKP Heri Sugiono,
Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota kepada SURYAMALANG.COM.
DAP membawa FU ke kamar kos yang disewanya di Ketapang.
Kemudian DAP kembali memaksa FU untuk menuruti melayani hasratnya.
Selanjutnya, DAP membawa FU ke rumah kontrakan di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
DAP kembali memperdayai FU di rumah kontrakan tersebut.
"Kami sudah minta keterangan korban pada Rabu (21/4/2021)," ujar Heri.
Sebelumnya, orang tua FU langsung melaporkan kejadian itu ke polisi begitu mendengar pengakuan anaknya .
Polisi kini tengah mendalami kasus dugaan pencabulan ini.
Heri mengaku butuh waktu untuk mencari keberadaan terduga sebab kasus tersebut melibatkan anak di bawah umur.
"Sekarang masih dalam tahap lidik dan sejauh ini kami masih memintai informasi dari korban/pelapor yang sekarang masih
berstatus saksi," pungkasnya.
Kenalan dari hajatan pernikahan
Perkenalan biduan dangdut dan siswa SMA berawal dari pesta hajatan pernikahan.
Di pesta hajatan pernikahan itu, FU bertugas mengambil video resepsi yang menghadirkan hiburan orkes dangdut dengan
biduan DAP.
Singkat cerita, biduan dangdut dan siswa SMA akhirnya sering bertemu dan jalan bareng layaknya pacar dan suami istri.
Kedekatan biduan dangdut dan siswa SMA membuat orangtua FU murka dan melaporkan DAP ke polisi karena telah merusak
masa depan anaknya.
Untuk menaklukan FU yang berstatus siswa SMA kelas X itu, DAP membuat remaja lelaki itu mabuk miras.
Setelah FU mabuk, DAP langsung membawa remaja laki-laki itu ke dalam kamarnya.
Hubungan layaknya suami istri pun terjadi. Hingga FU tak pulang-pulang selama tiga hari.
Siswa SMA itu mengenal sang biduan pada acara pernikahan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.
Di pernikahan itu, FU bertugas mengambil video resepsi yang menghadirkan hiburan orkes dangdut tersebut.
Sementara DAP merupakan salah satu penyanyi di orkes acara hajatan tersebut.
Mereka berkenalan dan bertukar nomor ponsel. Komunikasi keduanya pun intens bertemu seiring waktu.
Heri menambahkan, FU mengaku sering diajak makan bahkan dibawa ke salon oleh DAP.
Suatu hari, DAP mengajak FU ke kontrakannya.
Hal itu membuat SA, ayah FU curiga dan menanyakan yang dialami FU selama tak pulang ke rumah.
Alangkah terkejutnya SA mendengar pengakuan FU. SA geram mendengar pengakuan sang anak.
Ia lalu melaporkan biduan itu ke polisi karena diduga telah merusak masa depan anaknya.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, SA melaporkan kasus itu ke Polres Probolinggo Kota pada
Rabu (14/4/2021).
"Pada Minggu (11/4/21) lalu FU dihubungi lewat ponsel dan diminta datang ke rumahnya DAP.
Sesampainya, FU kemudian disuruh beli minuman keras dan dipaksa untuk minum.
Akhirnya korban mabuk, di momen tersebutlah DAP membawa korban ke kamarnya lalu melakukan hubungan layaknya suami
istri," jelas Heri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/4/2021).
Kepada polisi, FU mengaku dicabuli selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu (11/4/2021).
Ia dicabuli di tempat berbeda yakni rumah kontrakan di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Lalu, sebuah rumah di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Dan terakhir, di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Menurut Heri, korban sudah dimintai keterangan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta
Probolinggo.
"Rabu (21/4/2021) kemarin korban sudah dimintai keterangan lebih lanjut," tutur Heri.
Polisi masih mendalami kasus dugaan pencabulan ini.
Heri mengakui butuh waktu lama untuk mencari keberadaan terduga pelaku.
Sementara itu, FU akan menjalani pemeriksaan psikologi usai menjadi korban kasus dugaan pencabulan.
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Modus Janda Desa Sekap dan Perdayai Bocah 16 Tahun di Probolinggo,
Cecoki Miras sampai Teler
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/janda-muda-gonta-ganti-pasangan.jpg)