Breaking News:

Jarak Otak Tercecer Dari Mayat Mencapai Lebih dari 25 Meter Jadi Awal Ungkap Kasus Pembunuhan

Jarak Otak Tercecer Dari Mayat Mencapai Lebih dari 25 Meter Jadi Awal Ungkap Kasus Pembunuhan

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Setelah dilaporkan adanya lakalantas dengan korban meninggal dunia di Jalan Raya Kota Kapur polisi mendatangi lokasi kejadian.

Namun setelah dilakukan pengecekan TKP membuat polisi curiga karena letak jenazah korban Hendra alias Bohel yang dalam keadaan terluka menganga di kepala dengan bagian otak tercecer mencapai lebih dari 25 meter.

Tak hanya itu saja luka yang ada ditubuh korban tampak bukan akibat lakalantas namun akibat senjata tajam.Tim Buser Polres Bangka, Intel Polres Bangka dan Polsek Mendobarat langsung melakukan pendalaman dengan langkah awal mengamankan rekan rekan korban yang sempat pesta miras.

Setelah mengamankan tiga orang rekan korban polisi kemudian menunggu hasil visum dari RSUD Depati Bahrin Sungailiat. Hasilnya tim dokter menyatakan dua luka besar yakni dibagian kepala dan dibagian kaki akibat benda tajam.

Kaplolres Bangka AKBP Widi Haryawan kemudian memerintahkan Kasat Reskrim AKP Dedy Setiawan bersama Kanit Tipidter Ipda Dana,  Kanit Buser Ipda Judit Dwi Laksono dan Kapolsek Mendobarat Iptu Andi Eko Wardana memimpin anggota Buser Polres Bangka, Intel Polres Bangka dan anggota Polsek Mendobarat melakukan pendalaman dan penyelidikan.

Selanjutnya ketiga orang yang diamankan yakni Jeki Subekti alias Jeki warga Labuh Pandan,  Hendra alias Hen dan Romadi alias Godang yang merupakan kakak adik warga Desa Penagan diinterogasi. Mereka akhirnya mengakui Bohel dibacok hingga tewas oleh Aswadi alias Se'O.

Selanjutnya polisi mengamankan pelaku utama yang melakukan pembacokan tehadap korban yakni Aswadi alias Bohel.

Se'O berhasil dibekuk saat bersembunyi dipodok kebun.(deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved