Breaking News:

Adendum SE Satgas Covid-19, Penumpang Ini Pilih Mudik Lebih Cepat

Muchsin (33) menjadi satu di antara penumpang kapal yang lebih memilih mudik lebih cepat melalui Pelabuhan Tanjungkalian.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kondisi Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok saat penerapan Adendum SE Satgas Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Muchsin (33) menjadi satu di antara penumpang kapal yang lebih memilih mudik lebih cepat, akibat kebijakan pemerintah yang memberlakukan larangan mudik untuk lebaran Idul Fitri kali ini, Minggu (25/04/2021).

Pria asal Bengkulu ini mengatakan tak ingin kembali melewatkan lebaran di kampung halaman, setelah tahun lalu melewati kesempatan untuk merayakan lebaran di kampung halaman.

"Dari pada gak bisa mudik, mending sekarang aja. Tahun kemarin gak mudik juga karena covid-19 terus ada kerjaan, sekarang maksa aja tau nanti gak bisa mudik jadi sekarang," ujar Muchsin.

Selain itu Muchsin mengaku tak begitu mempersalahkan, terkait persyaratan mengikuti test PCR atau pun Antigen untuk dapat menyebrang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok.

"Asal jangan selamanya aja, kalau selama covid-19 ya mau gimana lagi tapi jangan seterusnya," tuturnya.

Sementara itu saat ini tim verifikasi Satgas angla Muntok yang terdiri dari gabungan beberapa instansi terkait sudah mendirikan posko, untuk menerapkan adendum surat edaran Satgas Covid-19 terkait rapid antigen yang hanya berlaku 1x24 jam serta larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Untuk hari ini diketahui sudah terdapat 254 penumpang kapal yang berangkat, dari Pelabuhan Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Palembang.

"Kita menerapkan aturan baru terkait surat edaran pembatasan bepergian, untuk tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan yang sekarang ini masa berlakunya hanya 1x24 jam. Alhamdulillah rekan-rekan verifikasi masih semangat, untuk mendukung upaya pemerintah meredam penyebaran Covid-19," ujar Danposal Muntok, Kapten Laut Yuli Prabowo.

Namun Kapten Laut Yuli Prabowo mengungkapkan, walaupun berjalan tanpa kendala pihaknya sempat menemukan penumpang kapal yang belum mengikuti test rapid antigen.

"Iya ada kemarin petugas kita hanya sekali menemukan penumpang kapal yang ikut supir truk, jadi kita langsung arahkan ikut test rapid antigen. Kita juga tetap mengawasi protokol kesehatan, alhamdulillah sampai saat ini masih lancar," jelasnya.

Selain itu Danposal Muntok ini berharap agar masyarakat serta seluruh pihak, dapat bekerjasama menerapkan protokol kesehatan sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Hal ini dilaksanakan atas perintah Dansatgas Angla Provinsi Bangka Belitung Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo, agar terus tingkatkan sinergitas bersama instansi terkait dalam mendukung pemerintah pusat dan daerah melaksanakan penerapan SE No 13 tahun 2021," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved