Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Insentif Nakes Belum Dibayarkan Terkendala Refocusing, Radmida Berharap Segera Dituntaskan

Sekretaris Daerah Pangkalpinang Radimda Dawam berharap agar insentif tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pangkalpinang dapat segera dituntaskan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Dok/Humas Pemkot Iwan
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretaris Daerah Pangkalpinang Radimda Dawam berharap agar insentif tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pangkalpinang dapat segera dituntaskan.

Diakui Radmida, tenaga kesehatan (Nakes) yang terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Pangkalpinang tahun ini pembayaran insentifnya tak lagi menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.

"Kita berharapnya cepatlah lah ya, karena banyak sekali yang harus kami sesuaikan aturan dari Perpres yang baru itu harus kami sesuaikan  dan refocusing itukan jangan samlai berulang-ulang seperti itu," ungkap Radmida kepada Bangkapos.com, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, hingga kini refocusing belum selesai karena baru akan mengambilkan anggaran dari setiap OPD dimasukan kedalam anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk direfocusing.

"Jadi banyak hal yang harus kita pastikan karena sesuai dengan aturan itu saja, kita juga berharaonya cepat kasian juga para nakes kita mereka terus bekerja makanya kami dan bagian keuangan terus mengupayakan ini agar cepat," sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH), kata Hakim tahun ini kucuran dana insentif Nakes di Pemkot dibayarkan menggunakan dana refocusing.

Namun kata Hakim, hingga kini sejak Januari lalu para Nakes belum menerima dana insentif dari hasil refocusing tersebut.

"Kita hasil refocusingnya belum ada karena kita bukan lagi dari pemerintah pusat, sejak tahun ini kita pembayaran insentif nakes dianggarakan dari refocusing. Ini penghitungannya belum selesai jadi belum bisa dicairkan," ungkap Hakim.

Kata Hakim, ia dari pihak Dinas Kesehatan memang menginginkan segera namun dari bagian keuangan belum selesai refocusing, hingga anggaran belum bisa dikucurkan seluruhnya.

Hakim menyebutkan, kurang lebih Rp15 miliar anggaran dari refocusing pemerintah kota yang dianggarkan untuk pembayaran insentif nakes selama satu tahun.

"Kalau kita harapanya bisa segera dicairkan, karena para nakes kita kerajanya sudah dari Januari dan ini sudah empat bulan hitungannya kasiaan juga para nakes kita yang mungkin sebagian membutuhkan betul insentif itu," sebut Hakim.

Hakim menuturkan, akan bekerja semaksimal mungkin, dengan ketersediaan anggaran yang sudah disiapkan.

"Kita akan belerja semaksimal mungkin, selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Dan proses vaksinasi juga masih terus berlanjut semoga bisa menekan angka penyebaran," ujarnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved