Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Rapat Exit Meeting dari BPK, Soroti Permasalahan Aset di Kota Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) hadiri rapat Exit Meeting dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan

bangkapos.com
Rapat Exit Meeting dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (26/4/2021). (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) hadiri rapat Exit Meeting dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Provinsi Bangka Belitung di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (26/4/2021).

Rapat yang digelar secara tertutup dari awak media itu dibadiri juga oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di pemerintah Kota Pangkalpinang.

Kata Molen, kepada awak media usai rapat tidak ada catatan khusus yang diberikan hanya persoalan biasa saja, yang rata-rata dibagian aset.

"Hanya seperti biasa saja, akan kita rapikan dibagian administrasinya yang rata-rata sih dibagian aset. Dan memang ini temuan-temuan yang kecil-kecil hal-hal yang menyangkut aset-aset kita lalu retribusi juga," kata Molen kepada awak media usai rapat Exit Meeting,Senin (26/4/2021).

Molen menyebutkan, pihaknya diberi waktu selama dua hari oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Provinsi Bangka Belitung untuk menyelesaikan koreksi-koreksi dari BPK.

Menurutnya, satu diantara aset yang menjadi koreksi adalah Bangka Trande Center (BTC) yang mana dalam klausal dulunya untuk membangun hotel dikawasan tersebut.

"Nah itu sebetulnya sudah masih dalam tahap, mereka sudah membangun sekarang sampai dengan September, dan kami juga paham sekarang kita masih dalam situadi covid-19, nah contohnya seperti itu," jelasnya.

"Nanti mudah-mudah bisa kita koreksi bisa kita selesaikan, agar dapat kita perahankan Wajar tanpa pengecualian (WTP) seperti tahun sebelumnya, intinya akan segera kami selesaiakan," sebut Molen.

Menurutnya, dengan demikian ia ingin mebersihkan hal-hal kecil meskipun bukan pada masa jabatannya dulu.

Ia pun meminta kepada para OPD untuk dapat menyelesaikan administrasi-administrasi itu supaya kita bisa mendapatkan WTP kembali.

"Kalau tidak diselesaikan sekarang kapan lagi, mulai kita selesaikan dari sekarang meskioun bukan masa saya dulunya," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved