Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Efran Tegaskan Tak Ada Wilayah Pertambangan di Pangkalpinang

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pangkalpinang, Efran menegaskan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012

Bangkapos.com
ILUSTRASI: Aktivitas tambang timah Ilegal di Aliran Daerah Sungai (DAS) Rangkui tepat di Depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Ampui, Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pangkalpinang, Efran menegaskan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 bahwa Pangkalpinang tidak mempunyai wilayah pertambangan.

Jadi menurutnya, jika ada kedapatan penambang di kota ini, maka itu berarti ilegal.

Kata Efran, aktivitas penambangan ilegal tersebut tidak hanya dituntut melalui Perda, namun juga Undang-Undang Lingkungan Hidup.

"Jelas itu pelanggaran kita Kota Pangkalpinang tidak ada wilayah pertambangan, sudah kerap kami turun ke lapangan untuk penertiban berarti ada pelanggaran Perda di sini, ada aturan harus kita teggakan," kata Efran kepada Bangkapos.com, Selasa (27/4/2021).

Dia menyebutkan, pihaknya juga akan koordinasikan dengan pihak kepolisian dan TNI untuk tindak selanjutnya jika masih ditemukan penambang yang masih beraktivitas.

"Tindakan dalam perda itu memang sudah diatur, pelanggaran perda memang ada sanksinya, jadi kita akan tetap teggak hukum berdasarkan Perda," katanya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved