Breaking News:

Jangan Lewatkan, Malam Ini Ada Fenomena Bulan Purnama Pink Supermoon, Begini Cara Melihatnya

bulan purnama ini juga merupakan supermoon, yang berarti bulan akan tampak lebih besar dari bulan purnama rata-rata karena kebetulan berada di dekat

Editor: Iwan Satriawan
cnn.com
Fenomena supermoon 

Istilah "supermoon" diciptakan oleh astrolog Richard Nolle pada 1979 dan mengacu pada Bulan baru atau purnama yang terjadi ketika Bulan berada dalam jarak 90 persen dari perigee, pendekatan terdekatnya ke Bumi.

Supermoon telah menjadi populer selama beberapa dekade terakhir. Bergantung pada cara menafsirkan definisi ini, dalam satu tahun biasanya terdapat 2 hingga 4 supermoon penuh berturut-turut dan 2 hingga 4 supermoon baru berturut-turut.

Untuk tahun 2021, beberapa publikasi menganggap empat Bulan penuh dari Maret hingga Juni, beberapa tiga Bulan penuh dari April hingga Juni, dan beberapa hanya dua Bulan penuh pada bulan April dan Mei sebagai supermoon.

Bulan purnama di bulan April dan Mei hampir terikat sebagai Bulan purnama terdekat tahun ini. Bulan purnama pada 26 Mei 2021, akan sedikit lebih dekat ke Bumi daripada Bulan purnama pada 26 April 2021, tetapi hanya tipis 0,04 persen. 

Perihelion Merkurius

Tak hanya akan muncul Supermoon. Pada tanggal ini terjadi fenomena astronomi perihelion Merkurius.

Perihelion adalah konfigurasi saat planet berada di titik terdekat matahari.

Perihelion Merkurius terjadi setiap rata-rata 88 hari sekali atau dalam setahun terjadi empat kali.

Perihelion Merkurius terjadi pada 27 april pukul 08.48 WIB dengan jarak 46 juta km dari matahari.

14 Fenomena Astronomi di bulan April

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved