Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tempat Isolasi Penuh, Kabupaten Bangka Berlakukan PPKM Mikro

Boy Yandra mengatakan Kabupaten Bangka saat ini sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

istimewa
Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan Kabupaten Bangka saat ini sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Pasalnya jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 9 hari terakhir ini terus meningkat, terdata 218 orang positif sedangkan fasilitas isolasi dan karantina yang disediakan Pemkab Bangka sudah penuh dan tidak cukup menampung jumlah pasien positif.

"Kabupaten Bangka saat ini mengambil langkah melakukan PPKM Mikro yang mana dilengkapi atau ditandai stiker yang sudah dicetak  dan akan ditempelkan di desa atau kelurahan yang ditetapkan melakukan PPKM Mikro," ujar Boy Yandra.

Ditambahkannya untuk pengawasan PPKM Mikro dilakukan petugas puskesmas, desa/Kelurahan dan kecamatan  setempat.

"Untuk penanganan limbah medis pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah yang ada di desa atau kelurahan yang melakukan PPKM Mikro diminta untuk dikumpulkan sendiri dalam kantong plastik  dan akan dikumpulkan petugas puskesmas nantinya untuk dimusnahkan sesuai SOP," tukas Boy Yandra.

Diungkapkannya saat ini di Kabupaten Bangka sudah banyak terjadi kasus transmisi lokal, yaitu dari anggota keluarga ke keluarga lainnya.

"Juga kasus transmisi perkantoran juga ada, karena itu kami terus mengimbau masyarakat untuk melaksanakan prokes 3M dengan baik , bila ada yang positif Covid-19 dari Seabad Antigen mohon kooperatif dan jangan ada yang ditutup-tutupi , semoga dengan tranparansi maka kasus  lebih mudah ditangani  segini mungkin," harap Boy Yandra.

Dilanjutkannya, bagi anggota keluarga yang mengalami sakit atau demam agar segera dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat dan jangan dirawat sendiri di rumah.

"Semua ini dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin apakah pasien tersebut positif Covid-19 ataukah negatif demi memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka," harap Boy Yandra.

Ditambahkannya, bagi masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 juga agar jangan lengah, tetap  melakukan prokes 3M dengan baik.

"Untuk  Kabupaten Bangka untuk pelaksanaan Swab PCR sudah sebanyak 8.511 Swab atau 27,77 per 1.000 penduduk, hal ini sudah melebihi  ketentuan WHO yakni 1 per 1.000 penduduk. Alhamdulillah untuk Swab ini Kabupaten Bangka terbaik di Bangka Belitung," tukas Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved