Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Terkendala Regulasi, PLTN Belum Memungkinkan Dibangun, BPJ: Nuklir Belum Sebagai Energi Utama

Bambang Patijaya (BPJ), mengatakan belum memungkinkan investasi PLTN bakal di bangun di Indonesia karena masih terkendala regulasi.

Penulis: Riki Pratama
Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama
Anggota DPR RI, Bambang Patijaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ThorCon International Pte. Ltd telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Babel untuk melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT).

Pelaksaan survei juga bakal dilanjutkan, berupa feasibility study dan study tapak usai Lebaran Idul Fitri nanti.

Terkait rencana pembanguan PLTT tersebut, Anggota Komisi Tujuh DPR RI, Bambang Patijaya (BPJ), mengatakan belum memungkinkan investasi PLTN bakal di bangun di Indonesia karena masih terkendala regulasi.

"Regulasi belum memungkinkan dan kemudian pada saat ini kebijakan energi Nasional belum menempatkan nuklir sebagai pilihan utama. Jadi masih menjadi pilihan terakhir," kata Bambang Patijaya kepada Bangkapos.com, Selasa (27/4/2021) di kantor Gubernur Bangka Belitung.

“Cita-cita dari pak gubernur ini kan baik, bagus. Tetapi persoalan regulasi benahi dahulu,” katanya menambahkan.

Dia mengatakan, apabila telah terdapat aturan atau regulasi barulah ruang investasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir dapat dilakukan.

"Karena hal-hal untuk membuka ruang investasi di bidang itu bisa terbuka.”

“Silakan saja karena ini suatu potensi bagaimana menemukan sumber daya di Indonesia termasuk khususnya di Babel bisa eksplorasi.”

“Berdayakan untuk mensejahterkaan masyarakat dan pembangunan ekonomi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Thorcon International, Pte. Ltd asal Amerika Serikat mulai menjajaki daerah untuk melihat potensial pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berbasis tenaga Thorium atau Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT).

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved