Breaking News:

Liputan Khusus

Liputan Khusus - Analisis Dosen FE UBB Devi Valeriani, Perlu Mix Metode Bisnis Online dan Offline

Mulai dari sebelum Bulan Ramadhan hampir setiap rumah tangga telah merencanakan untuk belanja baju lebaran.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
(Bangka Pos/Resha Juhari)
Seorang ibu bersama dengan anaknya mencoba baju yang dijual di Pasar Basement Ramayana, Kota Pangkalpinang, Selasa (27/4/2021). Memasuki pertengahan Ramadan pedagang mengaku penjualan baju baru untuk hari raya Idul Fitri di pasar itu meningkat dari tahun sebelumnya. 

Jika tetap bertahan dengan offline, maka waktu berjualan tidak fleksibel, jangkauan pemasaran terbatas, perlu modal yang besar dan produk yang ditawarkan terbatas, dan konsumen harus datang ke toko.

Padahal saat ini masih banyak rumah tangga yang menghindari keluar rumah dan berkerumun.

Diharapkan pemerintah dapat mendukung para pedagang pakaian tersebut dengan memberikan edukasi dan sosialisasi bahwa perlu adanya mix methode dalam berbisnis, yaitu secara offline dan online, sehingga dapat meraih keuntungan yang lebih besar dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas.

E-commerce dalam hal ini online shooping  telah menjadi model bisnis baru di berbagai wilayah  dikarenakan sistem tersebut merupakan upaya bagi pelaku usaha untuk  meningkatkan penjualan dan pendapatannya.

Terkait dengan implikasinya dengan pajak dan retribusi  daerah, pemerintah dapat mengadopsi dari peraturan atau undang-undang yang mengatur sistem penjualan secara online.

(Bangka Pos Cetak/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved