Breaking News:

VIDEO

Menjadi Pembuat Kue Selama Berpuluh-puluh Tahun, Royati Sedih Tak Dapat Bantuan UMKM

Setiap hari dapur rumah Royati (62) selalu diramai dipenuhi sejumlah orang yang membantunya membuat kue tradisional.

BANGKAPOS.COM - Setiap hari dapur rumah Royati (62) selalu diramai dipenuhi sejumlah orang yang membantunya membuat kue tradisional.

Bersama dengan anak, menantu, hingga saudara-saudaranya, ia membuat berbagai jenis kue untuk dijual kepada pembeli yang mencari santapan untuk berbuka puasa.

Sejumlah kue seperti bingko bawang, serabi, kue bugis, ulen-ulen, hingga kebab menjadi daftar menu andalannya selama bulan Ramadhan.

Selama bulan Ramadhan ini, ia mengaku bahwa serabi menjadi salah satu favorit para pembeli.

Selain itu, di hari-hari biasa, dirinya juga menjual kue tradisional lainnya seperti donat, apem, getas, kue umbu kacang, roti ambon, ipok-ipok dan lain sebagainya.

Royati mengaku sudah membuat kue selama 40 tahun lebih.

Saat ini dirinya menjadi tulung punggung bagi suaminya yang sudah tidak bekerja karena menderita kebutaan akibat penyakit katarak.

Sementara keenam anaknya sudah menikah dan tinggal dirumahnya masing-masing.

Royati mengatakan bahwa ia sebenarnya sudah tidak kuat lagi membuat kue, namun demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia harus rela bangun setiap pagi untuk membuat kue.

Selama masa pandemi, dirinya tidak pernah menerima bantuan apapun, baik itu bantuan UMKM, BLT dan lain sebagainya.

Kepada tim Bangkapos Royati mengatakan bahwa dirinya sangat mengharapkan bantuan pemerintah daerah setempat, baik bantuan berupa uang tunai, maupun bahan dan alat untuk keperluan membuat kue.

(Arya Bima Mahendra)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved