Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Honorer Tukang Sapu Berharap THR Tahun Ini Tetap Ada, Ningsih: Yang Penting Buat Anak

Terik matahari dan guyuran hujan tidak membuat Ningsih (48) patah arang untuk mengais rezeki menghidupi anaknya yang masih duduk di bangku sekolah

Andini Dwi Hasanah
Ningsih (48) pekerja kontrak atau honorer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, yang ditugaskan untuk membersihkan sampah sekaligus menyapu Jalan Kartini atau tepat di Taman Sari Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sore ini, Kamis (28/4/2021) cuaca di sekitaran Taman Sari Kota Pangkalpinang nampak cerah. Saat Pangkalpinang sedang berangkat menuju senja,
dedaunan pohon besar itu disapu kuning lembayung yang mengintip dari sela-sela dedaunan.

Dengan bergegas wanita yang mengenakan celana berwarna kuning itu segera menuntaskan pekerjaannya membersihkan sampah daun dengan menggunakan sapu lidi dan pengki untuk dimasukkan ke dalam bak aampah berwana hijau yang bisa ia seret kemana-mana itu.

Sedikit terburu-buru, ia menuntaskan pekerjaannya sebab pukul sudah menunjukkan 16:40 WIB, sebentar lagi waktu magrib tiba, tangannya semakin cepat mengayuh sapu lidi.

Ningsih (48) nama wanita itu, dia adalah pekerja kontrak atau honorer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, yang ditugaskan untuk membersihkan sampah sekaligus menyapu Jalan Kartini atau tepat di Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Terik matahari dan guyuran hujan tidak membuat Ningsih (48) patah arang untuk mengais rezeki menghidupi anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dan membantu memutar roda perekenomian keluarga.

"Sudah enam tahun ini saya kerja di DLH, lumayan buat bantu-bantu keluarga. Lumayan agak mau cepat-cepat mau nyiapin buka puasa di rumah," ungkap Ningsih saat ditemui Bangkapos.com, sambil ia menuntaskan pekerjaannya, Kamis (29/4/2021).

Kata Ningsih, biasanya selama enam tahun ia bekerja tunjangan hari raya (THR) memang selalu ia dapatkan.

Dan untuk tahun ini, Ningsih berharap akan tetap ada THR yang diberikan, sebab ia ingin membelikan baju lebaran untuk anaknya, dan kebutuhan lainnya.

Kata Ningsih, kalau tahun lalu ia mendapatkan THR sebesar Rp1.200.000, sementara gaji pokoknya yang bertugas untuk membersihkan Halan Kartini itu sebulan dibayarkan Rp1.800.000.

"Kalau kami berharapnya tahun ini tetap ada THR, bukan lumayan lagi memang itulah yang ditunggu-tunggu, mau beli kebutuhan lebaran sampai beli baju buat anak saya, kalau kami sudah tua ni sudah tidak terlalu penting lagi lah baju baru," beber Ningsih.

Dia menyebutkan, biasanya THR diberikan H-10 lebaran, hingga masih ada cukup waktu untuknya membeli kebutuhan lebaran.

"Kalau kami berharapnya bertambah, jangan sampai dikurangi lah kalau bisa, karena lumayan itu buat nambah uang belanja," sebutnya.

Hal serupa juga disebutkan Firza honorer di pemerintah Kota Pangkalpinang, ia juga berharap agar THR tahun ini dapat diberikan sama seperti tahun lalu.

"Kalau kami berharapnya bisa dapat kembali lah, karena memang itu yang kami tunggu. Dan jumlahnya kalau bisa jangan dikurangi kalau bisa tetap sama seperti tahun kemarin," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved