Breaking News:

Berita Kriminalitas

Empat Pekerja Tambang di Belakang Kantor BLK Bangka Belitung Diamankan, Sebagian Kabur

Empat orang pekerja tambang inkonvensional (TI) ilegal, diamankan polisi di kolong (galian tanah berbentuk danau) di belakang Kantor BLK Babel.

Empat Pekerja Tambang di Belakang Kantor BLK Bangka Belitung Diamankan, Sebagian Kabur - 20210430-tim-naga1.jpg
Ist/ Satreskrim Polres Pangkalpinang
Tim Naga dan Tipiter Polres Pangkalpinang, mengamankan empat orang dan barang bukti, di belakang Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bangka Belitung, Jumat (30/4/2021) dini hari.
Empat Pekerja Tambang di Belakang Kantor BLK Bangka Belitung Diamankan, Sebagian Kabur - 20210430-tim-naga2.jpg
Ist/Satlantas Polres Pangkalpinang
Tim Naga dan Tipiter Polres Pangkalpinang, mengamankan empat orang dan barang bukti, di belakang Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bangka Belitung, Jumat (30/4/2021) dini hari.
Empat Pekerja Tambang di Belakang Kantor BLK Bangka Belitung Diamankan, Sebagian Kabur - 20210430-tim-naga3.jpg
Ist/Satlantas Polres Pangkalpinang
Tim Naga dan Tipiter Polres Pangkalpinang, mengamankan empat orang dan barang bukti, di belakang Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bangka Belitung, Jumat (30/4/2021) dini hari.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat orang pekerja tambang inkonvensional (TI) ilegal, diamankan polisi di kolong (galian tanah berbentuk danau) di belakang Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Bangka Belitung, Jumat (30/4/2021) dini hari.

Tim Naga bersama Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Polres Pangkalpinang, mengamankan empat orang itu, saat beraktivitas penambangan di lokasi tersebut.

Keempat orang yang diamankan tersebut, masing-masing berinisial MR warga Jalan Pasir Padi, SU warga  Sinar Bulan, DO warga Air Itam dan FA warga Temberan, Bukitintan, Pangkalpinang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bangkapos.com, menyebutkan kedatangan petugas secara tiba-tiba, membuat para pekerja tambang lari kocar-kacir, guna menghindar kejaran polisi.

Bahkan, dalam razia ini Tim yang dipimpin AKP Adi Putra, sempat dihalang-halangi seseorang yang diduga membekingi lokasi tersebut. Namun tim tetap mengambil tindakan tegas.

Selain mengamankan, empat pelaku, polisi juga mengamankan peralatan tambang berupa, tiga unit mesin robin, tiga unit mesin tanah, dua buah sepiral, tujuh buah drigen dan dua unit mesin diesel.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (30/4/2021) mengatakan razia ini merupakan lanjutan dari razia yang dilakukan beberapa hari yang lalu.

"Kami sebelumnya sudah memperingati para penambang, maupun imbauan itu tidak diindahkan, malah melakukan penambangan di sini, ini akibatnya akan kami lakukan proses hukum lebih lanjut," kata AKP Adi Putra, Jumat (30/4/2021)

Kata Adi, dalam razia tersebut pihak juga amankan barang bukti, peralatan yang digunakan penambang untuk bekerja.

"Dalam razia ini kami mendapatkan pelaku penambangan yang meresahkan masyarakat, pelaku tambang ilegal ini membandel dan kucing-kucingan dengan petugas," ucapnya
(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved