Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Idul Fitri dan Tahun Ajaran Baru, Dinkes Bateng Gencar Lakukan Vaksinasi untuk Lansia dan Guru 

Kemarin ada kebijakan baru menyambut idul fitri ini kami harus memaksimalkan vaksinasi untuk lansia

(Bangkapos.com/Sela Agustika)
Bupati Bangka Tengah saat menemani pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik atau guru muda di Bangka Tengah, Kamis (22/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Bangka Tengah terus mengencarkan pelaksanaaan vaksinasi, bahkan menjelang hari raya idul fitri dan tahun ajaran baru pihaknya akan mempercepat proses pemberian vaksinasi Covid-19, kepada seluruh lansia dan kalangan guru.

Plt Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun menyebutkan, sebelumnya Dinas Kesehatan telah mendapatkan kuota vaksin dari provinsi sebanyak 1.200 dosis yang diperuntukkan bagi guu atau tenaga pendidik.

"Kemarin ada kebijakan baru menyambut idul fitri ini kami harus memaksimalkan vaksinasi untuk lansia, di mana dalam dua minggu ini pelaksanannya harus segera dilakukan. Jadi total 1.200 dosis vaksin ini kita bagikan untuk guru dan lansia juga," ungkap Zaitun Kepada Bangkapos.com, Jumat (30/4/2021).

"Sementara untuk guru karena menyambut tahun ajaran baru juga akan kita percepat mengingat akan diberlakukannya KBM tatap muka, mudahan-mudahan nanti kuota yang kita dapat ini bisa terfasilitasi semya guru divaksin," tambahnya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi, Ia menuturkan pihaknya telah menyebarkan di masing-masing Puskesmas yang ada di Bangka Tengah.

"Jadi kuota vaksin yang kita dapat langsung kita bagikan ke setiap kecamatan, di mana setiap hari ada pelayanan vaksin dan pendataan vaksin ini. Dan kita juga sudah ajukan kembali penambahan dosis vaksin ini ke provinsi, insyaAllah minggu-minggu ini sudah ada dan rencana langsung kita bagikan ke puskesmas,"kata Zaitun.

Diakuinya antusias guru atau tenaga pendidik dalam melaksanakan vaksinasi sangat tinggi, bahkan banyak dari guru yang belum mendapat jatah vaksinasi langsung menghubungi pihaknya.

"Alhamdulillah saya lihat untuk guru ini antusiasnya sangat baik, di mana saat ini kita kan fokus pelayanan vaksin guru SD dan SMP, tetapi mereka (guru -red) yang di Paud dan TK ini  banyak yang menghubungi kita tanya kapan vaksinasi untuk guru PAUD ini ," ujarnya.

Menurutnya dengan antusias masyrakat yang tinggi dalam melaksanakan proses vaksinasi menjadi langkah dan upaya baik dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Meskipun sudah divaksin kami ingatkan prokes 3 M , khususnya menggunakan masker ini tetap harus dilaksanakan, bukan berarti sudah divaksin masyarakat abai. Karena vaksin ini sifatnya hanya pecegahan tidak menutup kemungkinan setelah divaksin jika tidak taat prokes bisa terkonfirmasi," ungkap Zaitun.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved