Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Meningkat, Belum Bisa Prediksi Kapan Puncaknya

Pemerintah pusat secara resmi telah melarang mudik bagi warga yang akan merayakan lebaran Idul Fitri di kampung halaman.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kondisi ruang tunggu tempat verifikasi calon penumpang di Bandara Depati Amir, Provinsi Bangka Belitung, pada Jumat (30/4/2021) siang. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah pusat secara resmi telah melarang mudik bagi warga yang akan merayakan lebaran Idul Fitri di kampung halaman.

Akibat kebijakan tersebut, Bandara Depati Amir yang berada di Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah mulai dipadati para calon penumpang yang ingin menggunakan jasa penerbangan, pada Jumat (30/4/2021) siang.

Kebanyakan penumpang memilih mudik lebih dahulu di masa pengetatan mudik (pra), sebelum berlakunya larangan mudik lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Manager Of Airport Operation and Service PT Angkasa Pura II (Persero), Erwin Adiyasha, mengakui bahwa terjadi peningkatan penumpang tahun ini ketimbang tahun lalu di Bandara Depati Amir.

"Pergerakan penumpang meningkat apabila dibanding tahun lalu memang ada peningkatan, karena setiap hari ada 10 keberangkatan maskapai dan 10 kedatangan," jelas Erwin kepada Bangkapos.com, Jumat (30/4/2021) ditemui di Bandara Depati Amir.

Erwin, mengatakan dirinya belum dapat memastikan kapan puncak keberangkatan di Bandara Depati Amir akan terjadi.

"Kita belum memprediksi terkait puncaknya, tetapi kami dari Bandar Udara telah bersiap-siap menghadapi kondisi sesuai ketentuan terbaru aturan larangan mudik. Kami akan memberikan layanan sesuai dengan koordinasi bersama," ungkap Erwin.

Dia, menambahkan untuk larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei pihak bandara telah menyiapkan fasilitas untuk tempat validasi Satgas terkait dokumen pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dalam masa peniadaan mudik nantinya.

"Peningkatan kebijakan dimaksud akan dilakukan validasi oleh tim Satgas di area validasi. Kemudian perlu kami sampaikan bahwa tanggal 6-17 Mei nanti yang dapat berangkat hanya memiliki dokumen dipersyaratan sudah diverifikasi tim dari Dinas Perhubungan Babel selanjutnya berkas tersebut divalidasi tim Satgas di bandara," jelas Erwin.

Ia mengatakan, bandara Depati Amir dan HAS Hanandjoeddin tetap memberikan layanan dan melaksanakan segala bentuk operasional selama tanggal larangan mudik dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved