Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kinerja Erzaldi Disorot, Dody Kusdian Sebut Penanganan Covid-19 di Babel Tak Maksimal

Penanganan Covid-19 tahun 2020 sudah mulai masuk dalam LKPJ, maksud kita, kalau mau memang menyorot kinerja yang paling parah.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dody Kusdian. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung sudah menyampaikan 17 rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepulauan Babel Tahun Anggaran 2020.

"Rekomendasi itu sebenarnya banyak, karena ini berkaitan dengan kinerja, bagaimana kita menyempurnakan laporan pertanggungjawab kepala daerah. Itu hanya sebagian terkait masalah Covid-19.
Kita kritisi adalah kinerja gubernur dengan jajaran yang justru banyak jadi sorotan, jadi kami minta point kepala dinas itu tahu apa permasalahan mereka itu," ujar Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung, Dody Kusdian, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: PLTN Pertama Indonesia, ThorCon & PLNE Akan Lakukan Evaluasi di Pulau Tak Berpenghuni di Bangka

Selain 17 rekomendasi itu, Anggota DPRD Babel juga menyoroti tentang penanganan Covid-19 saat ini.

"Kalau masalah Covid-19, ini kan musibah secara nasional, yang perlu menjadi catatan bagi kita adalah bagaimana kemudian koordinasi dan komunikasi serta kesiapan antar lini, yang menjadi catatan besar kita karena tidak semua OPD siap dengan kondisi seperti itu, apalagi dengan anggaran yang terbatas," jelas Dody.

Lebih lanjut, dia juga menyinggung terkait permasalahan menumpuknya sampel Covid-19 yang belum diperiksa pada beberapa waktu lalu sehingga hasil konfirmasi lama diketahui.

"Penanganan Covid-19 tahun 2020 sudah mulai masuk dalam LKPJ, maksud kita, kalau mau memang menyorot kinerja yang paling parah. Seperti kinerja rumah sakit umum provinsi, seperti insentif orang tidak dibayarkan di tahun 2020, bahkan ada rekanan yang tidak dibayar. Ini yang perlu diselesaikan oleh gubernur dan jajarannya," kata Dody.

Menurutnya, memang ada hal yang perlu dibenahi dalam penanganan Covid-19 di Bangka Belitung seperti masif melakukan edukasi untuk melawan virus corona ini.

"Sosialisasi ke masyarakat, yang kita lihat belum masif, gerakan penyadaran. Di awal kita bagus penanganan Covid-19 terkendali, tapi hari ini hampir dua ratusan orang terkonfirmasi, ini cukup mengkhawatirkan, kalau dibiar, Babel akan parah. Bisa jadi orang jenuh, tetapi bagaimana pemerintah daerah mengatasinya," kata Dody.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.
 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved