Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tim Spider Polsek Jebus Berhasil Amankan Dua Narapidana Kabur Rutan Kelas II B Muntok

Dua narapidana Suhendra alias Jakai (38) dan Satria Nurwega alias Kojek (29) berhasil diamankan tim Spider Unit Reskrim Polsek Jebus.

(Ist).
Konfrensi pers Polres Bangka Barat terhadap dua narapidana yang melarikan diri, Jum'at (30/04/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berhasil melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, kini dua narapidana Suhendra alias Jakai (38) dan Satria Nurwega alias Kojek (29) berhasil diamankan tim Spider Unit Reskrim Polsek Jebus.

Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Bangka Barat, keduanya ditangkap setelah melarikan diri dari Rutan Kelas II B sejak Selasa (30/03/2021) lalu.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah mengatakan kedua narapidana diamankan tim Spider di dua tempat yang berbeda.

"Tim Spider Polsek Jebus mendapatkan informasi dari masyarakat di Desa Teluk Limau rumah seseorang, dimana informasi ada diduga narapidana yang melarikan diri atas nama Kojek yang bersembunyi di sana. Lalu dilakukan pengintaian pada pukul 01.30, tim melakukan penggeledahan dan jam 02.00 Kojek berhasil diamankan," ujar AKBP Fedriansah, Jum'at (30/04/2021).

Berhasil menangkap Kojek, tim Spider pun langsung bergegas mencari keberadaan Suhendra hingga berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka.

"Kojek diamankan lalu dikembangkan untuk menangkap satu yang masih melarikan diri, Lalu dapat informasi bersembunyi. Kemudian pukul 14.30 tim spider melakukan pengejaran dan ditemukan yang bersangkutan, sedang ngobrol dan langsung diamankan," jelasnya.

Selain itu AKBP Fedriansah mengatakan selama 30 hari masa pelarian, keduanya sempat berpindah-pindah tempat persembunyian hingga akhirnya menemui kerabat masing-masing untuk memenuhi kebutuhannya.

"Pencarian ini selama 30 hari ya bersangkutan melarikan diri, keduanya awal berada di Bangka Barat. Mereka ini bersembunyi masih di kerabatnya, jadi mereka disuplai untuk kebutuhannya. Dari awal sampai sekarang ini mereka ini pindah-pindah, tapi mereka akhirnya mencari kerabat untuk logistik masing-masing," jelasnya.

Sementara itu Kepala Rutan Kelas II B Muntok, Abdul Rasyid menegaskan akab memeberikan sanksi terhadap kedua narapidana yang melarikan diri tersebut.

"Nanti untuk sanksi dari pihak rutan yaitu pencabutan hak-hak yang srlama ini diberikan kepada mereka, untuk sanksi hukuman kita akan melaporkan ke pihak Polres Bangka Barat tentang barang milik negara yang mereka rusak saat melarikan diri," ucap Abdul Rasyid.

Selain itu kedua narapidana tak lagi berada di Rutan Kelas II B Muntok, namun keduanya akan dipindahkan ke Lapas berbeda secara terpisah.

"Hak-hak ialah tidak diberikan remisi, lalu setelah serah terima kami akan membawa mereka ke lapas sustik dan lapas tuatunu jadi untuk tidak lanjut tim dari kanwil juga akan memeriksa," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved