Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tips Sehat, Lima Tips Sehat Puasa untuk Ibu Hamil

Ibu yang sedang hamil bisa saja menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Ist/ dr M Brizain
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang sekaligus Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Babel, dr M Brizain, SpOG 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ibu yang sedang hamil bisa saja menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Namun sebaiknya, akan lebih baik untuk melakukan konsultasi terlebih dulu kepada dokter agar mengetahui kondisi tubuh sang ibu dan janinnya.

"Kalau tidak ada masalah, tidak ada yang memberatkan untuk berpuasa. Kita sarankan berpuasa, dilihat juga dari hasil pemeriksaan. Rata-rata kalau hamil muda dengan keluhan mual dan muntah berlebihan, tidak kita sarankan untuk berpuasa. Biasanya itu pada trisemester pertama, satu - tiga bulan pertama," kata Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang sekaligus Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Babel, dr M Brizain, SpOG, Jumat (30/4/2021).

Sementara, untuk ibu hamil pada usia kehamilan tua bila tidak ada kompikasi karena penyakit tertentu juga tidak dipermasalahkan bila ingin menjalankan ibadah puasa.

"Bila tidak ada kompilasi seperti diabetes, atau tiroid, biasanya tidak masalah jika ingin berpuasa. Tetapi bila dari hasil pemeriksaan bisa mempengaruhi janin atau dalam kesejahteraan janin kurang bagus, itu tidak disarankan berpuasa.

Intinya sesuai dengan hasil pemeriksaan seperti apakah gerakan janin bagus dan berat janin sesuai dengan umur kehamilan, kalau bagus itu tidak masalah," jelas dr Brizain.

Adapun tips dan hal yang perlu diperhatikan ibu hamil ketika menjalankan puasa meliputi :

1. Konsultasikan dulu ke dokter
Ibu hamil yang akan berpuasa, melakukan pemeriksaan kandungan untuk melihat kondisi janin, dan berkonsultasi ke dokter.

2. Perhatikan usia kandungan
Pada trisemester pertama, ibu hamil kerap merasakan mual dan muntah, bila tidak berlebihan bisa dianjurkan berpuasa. Bahkan ketika masa ini berpuasa bisa menjadi pereda untuk gejala mual dan muntah.

Untuk trisemester kedua sering disarankan ibu hamil ingin berpuasa, pasalnya fase ini ibu sudah bisa beradaptasi dengan kondisi tubuhnya.

3. Penuhi asupan nutrisi saat sahur dan berbuka puasa
Kalau makanan yang baik itu seperti mengandung kalori, karbohidrat, protein, dan lemak itu harus cukup.

Makanan yang mengandung gas, asam dan susah dicerna tidak disarankan, maka disarankan makanan yang mudah dicerna dan diserap tubuh

4. Minum air putih harus tercukupi
Minum air putih harus banyak misalnya ketika sahur, bahkan saat berbuka puasa harus mengimbangi cairan yang cukup ditambahkan dengan minum susu khusus ibu hamil dan vitamin.

5. Hindari aktivitas yang berat
Saat ibu hamil berpuasa disarankan untuk menghindari aktivitas yang berat, sebab kalori yang masuk ke tubuh itu digunakan untuk metabolisme ibu dan janin, tetapi kalau aktivitas biasa tidak bermasalah bila dilakukan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved