Breaking News:

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Babel: Milad ke-89, Spirit Baru Bagi Kader 

Milad ke-89 Pemuda Muhammadiyah jatuh pada tanggal 2 Mei 2021. Mengangkat  tema "Meneguhkan Pemuda Negarawan", milad tahun ini menjadi spirit baru.

Istimewa
Sabpri Aryanto, Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Milad ke-89 Pemuda Muhammadiyah jatuh pada tanggal  2 Mei 2021.

Mengangkat  tema "Meneguhkan Pemuda Negarawan", milad tahun ini menjadi spirit baru bagi setiap kader pemuda Muhammadiyah mewujudkan nalar keislaman dan kebangsaan. 

Sabpri Aryanto, Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung mengatakan tema milad tahun ini mengedepankan lima dimensi khittah perjuangan pemuda.

Yang pertama adalah dimensi relegius,  sosial,  ekonomi,  politik dan budaya.Kelima dimensi ini dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.

"Pada kontek ini maka milad ke-89 Pemuda Muhammadiyah harus dimaknai  dengan menyegarkan kembali makna hakiki dari dilahirkannya Pemuda Muhammadiyah sehingga mencapai pada fase saat ini," ujar Sabpri dalam rilisnya yang diterima Bangkapos.com, Minggu (2/4/2021).

Ia menambahkan terkhusus pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung, milad kali ini memberikan warna baru gagasan dan solusi untuk kemajuan daerah.

Sabpri juga berharap Milad ke-89 Pemuda Muhammadiyah menjadi spirit baru bagi kader untuk meningkatkan kapasitas diri yakni spirit al maun dengan tetap memperhatikan keadilan sosial, pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Bahkan pemuda juga harus menghadirkan potensi yang dimiliki dan dikembangkan dalam sikap nalar kritis, inovatif dan semangat juang agar mampu menciptakan generasi penerus bangsa yakni pemuda negarawan," bebernya.

Lanjut Sabpri semoga Milad ke-9 menjadi semangat baru bagi setiap kader Pemuda Muhammadiyah di Bangka Belitung ini.

"Karena di era saat ini kita harus mampu membentuk dan menciptakan karakter negarawan baru secara massal. Negarawan dari berbagai latar belakang yang menghadirkan gagasan intelektual untuk bangsa dan negara ini," ujarnya.

Ia menyebutkan gagasan atau spirit baru mulai dari aktivis partai politik, intelektual kampus, pengusaha dan juga kader-kader yang tersebar di birokrasi pemerintahan dan profesi lainnya.   

"Karena itu kader Pemuda Muhamamdiyah di Babel harus mempunyai spirit nalar negarawan dan spirit al maun," pungkasnya. (*)

Penulis: Herru Windharko
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved