Breaking News:

Berita Pangkapinang

Bukan Bekas, Kadinkes Kota Pastikan Rapid Antigen di Pangkalpinang Tersegel Baru dan Aman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) menegaskan, alat rapid antigen yang ada di Kota Pangkalpinang baru dan aman.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Polda Sumut tetapkan lima tersangka terkait kasus daur ulang alat rapid test antigen Covid-19 di Bandara Kualanamu milik PT Kimia Farma Diagnostika.

Aksi daur ulang alat rapid test antigen Covid-19 di Banda Kualanamu Medan, Sumatera Utara ini sudah dilakukan sejak Desember 2020 lalu.

Diperkirakan sudah ada 9.000 penumpang menggunakan alat rapid test bekas ini.

Dengan demikian Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) menegaskan, alat rapid antigen yang ada di Kota Pangkalpinang baru dan aman.

Bahkan kata Hakim, pihaknya selalu melakukan tes di depan orang yang bersangkutan, dan alat rapid tes masih tersegel baru.

"Kalau di Pangkalpinang saya pastikan aman, dan semua tersegel baru semuanya," ungkap Hakim saat ditemui Bangkapos.com di kantornya, Senin (3/5/2021).

“Kalau kita di Dinas Kesehatan langsung dapat dari BNPB dan itu satu set tidak dipisahkan. Kalau yang swasta mereka pengadaan sendiri.”

Hakim mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan alat rapid test antigen setelah terbongkarnya kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

"Kalau pengawasan Bandara bukan di kita, jadi kalau yang di klinik-klinik itu saya pastikan aman, tidak ada yang seperti itu di kita.”

“Tapi saya juga akan melakukan pengawasan agar hal-hal yang demikian tidak terjadi," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved