Breaking News:

Berita Kriminal

Cetak Balok Timah Ilegal di MSP, Oknum Satpam Dapat Bagian, Rio: Pegawai yang Terlibat Bakal Dipecat

Ungkap kasus balok timah ilegal telah dilakukan oleh polisi. Diduga pelakunya  para pegawai PT Mitra Stania Prima (MSP) di Kawasan Jelitik Kecamatan

bangkapos.com
Balok timah yang diproduksi pegawai PT MSP secara ilegal diamankan Satreskrim Polres Bangka, Senin (3/5/2021).(Bangkapos.com/Deddy Marjaya) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ungkap kasus balok timah ilegal telah dilakukan oleh polisi. Diduga pelakunya  para pegawai PT Mitra Stania Prima (MSP) di Kawasan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Hasil penyelidikan diketahui, aksi itu ternyata telah dilakukan berulang ulang. Seorang oknum satpam berinisial M yang diamankan ditemui Senin (3/5/2021) di Ruang Buser Satreskrim Polres Bangka mengaku dirinya tidak terlibat langsung namun ikut mendapatkan bagian setidaknya sudah 8 kali sejak November 2021.

"Saya tidak ikut nyetak tapi juga dapat bagian sebab saya bertugas di depan dapatnya antara 2-4 juta sudah 8 kali sejak November 2020," kata M

Seperti diketahui PT Mitra Stania Prima (MSP) berpotensi mengalami kerugian puluhan miliar rupiah setelah diketahui puluhan pegawai mereka terlibat pembuatan balok timah ilegal.

Satreskrim Polres Bangka mengamankan 20 orang pegawai PT MSP di pabrik kawasan Industri Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Senin (3/5/2021).

Barang bukti yang diamakan sekitar 20 batang balok timah seberat mencapai 400 kg lebih.

Para pekerja PT MSP diam diam tanpa sepengetahuan pimpinan dan manajemen mencetak balok timah menggunakan bahan milik smelter tersebut.

Setelah dicetak balok timah dibawa keluar dan dijual ke penampung seharga Rp160.000 per kilonya. Pencetakan balok timah ini melibatkan pegawai dari berbagai bagian dalam satu shift kerja berjumlah sekitar 25 orang.

Sedangkan dalam dk PT MSP ada 3 shift kerja bagian produksi.

Kepala Divisi Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT MSP, Raden Erwin Rio mengaku dirinya dan manajemen terkejut seiring adanya ungkap kasus  yang dilakukan polisi.

Namun demikan produksi balok timah PT MSP walaupun terganggu tetap berjalan. Dirinya memastikan manajemen akan memecat pegawai yang terbukti terlibat.

"Kita juga baru tahu produksi saat ini masih berjalan dan jika terbukti pegawai yang terlibat akan dipecat," kata Rio. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved