Breaking News:

Kadindik Pangkalpinang Harap Kesejahteraan Guru Diperhatikan dan Bertransformasi Majukan Pendidikan

Diharapkan peran pemerintah ingin mendorong kesejahteraan guru, peningkatan kualitas seorang guru dan tenaga pendidik baik itu guru ASN ataupun PHL.

ist/Eddy
Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Webinar Nasional Hari Pendidikan Nasional dengan tema "Integrasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam Menjawab Pendidikan abad 21 pada New Normal" Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Pangkalpinang Melalui Zoom Meeting, di ruang kerja Wali Kota Pangkalpinang, Senin (3/5/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jatuh pada Tanggal 2 Mei 2021 kemarin.

Sementara untuk tema peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi menyebutkan, perayaan Hardiknas tahun ini dilaksanakan secara virtual.

Dan pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Webinar Nasional Hari Pendidikan Nasional dengan tema "Integrasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam Menjawab Pendidikan abad 21 pada New Normal" Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Pangkalpinang Melalui Zoom Meeting, di ruang kerja Wali Kota Pangkalpinang, Senin (3/5/2021).

Kata Eddy, yang perlu ditekankan dalam peringatan Hardikans tahun 2021 ini adalah peran pemerintah ingin mendorong kesejahteraan guru, peningkatan kualitas seorang guru dan tenaga pendidik.

"Pada intinya kita ingin kesejahteraan guru terjamin, baik itu guru ASN ataupun PHL. Apalagi di masa pandemi ini kita tidak ingin guru itu kehilangan jati dirinnya dalam memberikan ilmu kepada peserta didik kita, pendidikan moral dan karakter seorang siswa-siswi itu didaptakan dari guru di sekolah," kata Eddy kepada Bangkapos.com, Senin (3/5/2021).

Eddy menuturkan, permasalahan guru masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Hardiknas kali ini. Padahal, guru adalah sosok yang berperan paling penting dalam pendidikan di Indonesia.

"Jadikan guru sebagai pekerjaan berdaulat dan terhormat, terutama guru Honorer yang masih berjuang sampai dengan sekarang, harus kita perhatikan kesejahteraannya," sebutnya.

Menurut Eddy, pandemi Covid-19 memang menghantam dunia pendidikan, namun dia meminta semua insan pendidikan untuk tidak boleh pesimistis sebab akan ada hal bermakna yang didapat dari sebuah krisis.

"Kalau kata pak Mendikbud dalam sambutanya, krisis adalah kesempatan kita menuai kemajuan, saat ini ada sebagian yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, ada juga yang tengah bersip, masyarakat sadar bahwa kita harus terus bergerak maju," ujar Eddy.

Kemudian Eddy mengatakan, pemeritnah akan terus melakukan transformasi untuk memperbaiki sistem pendidikan dengan program merdeka belajar. Ada 4 upaya yang dilakukan.

"Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi dan asesmen," bebernya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved