Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kasus Covid-19 di Pangkalpinang Melonjak, Bisa Kembali ke Zona Merah

Baru dua pekan lalu Kota Pangkalpinang berstatus zona kuning dalam penyebaran Covid-19, kini telah kembali ke zona oranye.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Baru dua pekan lalu Kota Pangkalpinang berstatus zona kuning dalam penyebaran Covid-19, kini telah kembali ke zona oranye.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebutkan hal ini akibat dari terus meningkat kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan kata Hakim, jika melihat dari perkembangan kasus beberapa hari terakhir justru begerak menuju zona merah.

"Sekarang memang kita sudah orange, bahkan kalau liat pertumbuhan kasus beberapa hari terakhir justru bergerak menuju zona merah kembali. Ini yang tidak kami harapkan kasus kembali meningkat," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Senin (3/5/2021).

Dengan demikian Hakim menyebutkan, setiap Kelurahan yang pertumbuhan kasusnya meningkat akan diberlakukan Perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tingkat Kelurahan.

"Masih kita petakan perlu atau tidak Kelurahn tersebut melakukan PPKM, kalau perlu akan kita terapkan PPKM. Masih akan kita evaluasi dulu, tapi saya rasa kalau soal protokol kesehatan (Prokes) di masyarakat kita sudah cukup bai," ujarnya.

Sementara itu, data dari Dinas Kesehatan hingga Sabtu (1/5/2021) kemarin total kasus covid-19 terkonfirmasi di Kota Pangkalpinang sebanyak 4.057 orang setelah ada penambahan sebanyak 54 orang.

Dengan demikian Hakim mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik.

"Okelah kalau tempat ibadah kita bisa toleransi lah, tapi kalau untuk nongkrong-nongkrong tolong untuk kita sama jaga kurangilah yang tidak penting, jaga jarak tidak pakai masker juga tidak. Tolonglah protokol kesehatannya tetap harus dijalankan," pungkasnya.

Kata Hakim, tak ada masalah masyarakat ingin beraktivitas seperti biasa asal tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik saja.

"Tidak ada masalah PPKM mikro itukan hanya di tingkat kelurahan kalau kasus meningkat kelurahan itu yang kita batasi jadi tidak seluruhnya bukan masalah. Yang penting itu protokol kesehatanya saja yang harus tegap diterapkan," tegasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved