Breaking News:

Larangan Mudik, Pelabuhan Tanjung Kalian Mulai Ada Lonjakan Penumpang

Jelang larangan mudik 6-17 Mei 2021, sejumlah penumpang pejalan kaki hingga yang menggunakan mobil pribadi mulai memadati Pelabuhan Tanjung Kalian.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kondisi penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian, menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Senin (03/04/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jelang larangan mudik 6-17 Mei 2021, sejumlah penumpang pejalan kaki hingga yang menggunakan mobil pribadi mulai memadati Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Senin (03/04/2021).

"Mendekati larangan mudik kita ada mengalami kenaikan penumpang, dimana sebelum ada pelarangan sudah meninggalkan pulau Bangka. Untuk yang keluar sebenarnya didominasi oleh penumpang dan mobil pribadi, memang walaupun tidak signifikan tapi ada mengalami kenaikan," ujar General Manager PT. ASDP Muntok, Sugeng Purwono.

Selain itu Sugeng mengatakan untuk lonjakan penumpang kapal meningkatkan, jika dibandingkan periode mudik lebaran tahun lalu.

"Data kemarin roda dua terdapat 105 unit sedangkan tahun lalu hanya 77 kendaraan roda dua, jadi hampir 50% kenaikannya. Untuk roda empat terdapat 84 kendaraan, tapi mengalami penurunan sekitar 21% . Untuk truk ada 145 truk mengalami kenaikan, dibandingkan tahun lalu hanya 72 unit," tuturnya.

Hingga saat ini diketahui sudah 1270 unit kendaraan diantaranya 295 unit roda dua, 351 unit roda empat, empat unit bus dan 620 unit truk angkutan logistik yang sudah melintas Pelabuhan Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api.

"Kita lihat hanya dua hari lagi, karena kamis sudah larangan mudik. Saya kira tidak akan ada lonjakan penumpang, baik pejalan kaki dan mobil pribadi," tuturnya.

Selain itu di Pelabuhan Tanjung Kalian kini terus melakukan pengetatan, terhadap keluar masuknya penumpang Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. Surat hasil negatif covid-19 pun menjadi syarat wajib, bagi calon penumpang kapal.

Sementara itu satu diantara penumpang kapal asal Palembang, Nandi mengatakan memilih mudik lebih cepat dibandingkan tidak merayakan lebaran di kampung halaman.

"Pulang sekarang nanti udah gak boleh mudik, kerjaan udah izin sama bos tau mau mudik ya diizinin karena kemarin juga gak mudik," ungkap Nandi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved